Bimbingan Teknis Kelompok Wanita Tani Muslimat NU Sumatera Selatan: Membuka Wawasan Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Sumatera Selatan – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, Kelompok Wanita Tani Muslimat NU Sumatera Selatan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai cara mengoptimalkan lahan pekarangan rumah. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, berharap dapat memperoleh ilmu baru yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bimtek ini tidak hanya mencakup teori, tetapi juga sesi praktik yang memungkinkan peserta untuk langsung mencoba menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh.
Salah satu peserta, Nida, merasa sangat terbantu dengan adanya Bimtek ini. Ia mengungkapkan bahwa acara ini memberinya wawasan baru tentang cara memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif. “Kegiatan ini memberi saya ilmu baru tentang pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih baik. InsyaAllah akan saya terapkan di rumah,” ujar Nida dengan penuh semangat. Dengan menggunakan teknik dan metode yang dipelajari, Nida berencana untuk memaksimalkan pekarangan rumahnya untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Acara Bimtek yang berlangsung baru-baru ini ini mendapat sambutan hangat dari banyak peserta, yang merasa bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan menciptakan ketahanan pangan keluarga di tengah keterbatasan sumber daya. Sejumlah ibu rumah tangga yang hadir menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan mereka gambaran yang lebih jelas dan praktis tentang bagaimana cara memanfaatkan lahan yang terbatas menjadi sumber pangan yang bermanfaat.
Menurut Nida, salah satu hal yang sangat membuka wawasannya adalah pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan yang bisa mendukung kebutuhan keluarga sehari-hari. “Sebelumnya, saya tidak tahu bagaimana caranya memanfaatkan pekarangan rumah. Namun, setelah mengikuti Bimtek ini, saya jadi tahu cara menanam sayuran dan tanaman yang bisa dikonsumsi oleh keluarga tanpa harus keluar biaya besar untuk membeli di pasar,” tambahnya.
Selain sesi teori, Bimtek ini juga dilengkapi dengan sesi praktik di lapangan yang memungkinkan peserta untuk langsung terlibat dalam kegiatan menanam dan merawat tanaman. Narasumber yang berkompeten dalam bidang pertanian rumah tangga memberikan tips dan trik mengenai pemilihan tanaman yang cocok untuk ditanam di pekarangan rumah, serta cara merawatnya agar hasilnya optimal. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung dan mempraktikkan teknik yang diajarkan, sehingga mereka dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Tidak hanya Nida, banyak peserta lain yang mengungkapkan hal serupa. Mereka menganggap Bimtek ini sebagai sarana yang sangat berguna untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga. Beberapa peserta menyampaikan harapan mereka agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di Bimtek saja, melainkan dapat diterapkan di lingkungan mereka masing-masing dan memberi dampak yang luas bagi masyarakat sekitar.
Ketua Kelompok Wanita Tani Muslimat NU Sumatera Selatan, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan ibu rumah tangga agar mereka dapat memanfaatkan pekarangan rumah mereka secara maksimal. “Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengetahuan tentang pertanian rumah tangga, tetapi juga mendorong para peserta untuk lebih mandiri dalam menciptakan ketahanan pangan keluarga. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, mereka dapat mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari pasar,” jelasnya.
Para peserta Bimtek berharap bahwa ilmu yang mereka peroleh dapat diterapkan di rumah dan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi keluarga mereka maupun masyarakat sekitar. Banyak dari mereka yang berencana untuk berbagi pengetahuan dengan tetangga dan masyarakat lainnya agar ketahanan pangan keluarga dapat menjadi lebih merata. Selain itu, mereka juga berharap dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan serupa yang akan dilaksanakan di masa mendatang, untuk lebih memperdalam pengetahuan mereka tentang pertanian rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, Kelompok Wanita Tani Muslimat NU Sumatera Selatan berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Bimtek ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di wilayah Sumatera Selatan. Selain itu, dengan semakin banyaknya ibu rumah tangga yang terlibat dalam kegiatan seperti ini, diharapkan dapat tercipta sebuah gerakan yang melibatkan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan pengetahuan yang tepat, setiap keluarga dapat menjadi lebih mandiri dalam menciptakan ketahanan pangan, sekaligus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































