Cipicung, 14 Juli 2025 – Dalam rangka memulai program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bidang pendidikan, Kelompok 29 Mahasiswa dari berbagai Program Studi Universitas Bina Bangsa telah mengadakan koordinasi awal yang krusial dengan Kepala Sekolah dan beberapa tenaga pendidik SDN Cipicung 1. Pertemuan ini berlangsung pada hari Senin, 14 Juli 2025, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru semester ganjil, sebuah momentum yang strategis untuk menyelaraskan program KKM dengan kebutuhan sekolah.
“Tujuan Kami kesini salah satunya yaitu hendak bersilaturahmi dan meminta izin untuk bisa bersama berkolaborasi untuk kegiatan yang berdampak bagi siswa siswi hingga sistem pengajaran di SDN Cipicung 1. Koordinasi awal ini menjadi pondasi penting bagi kami untuk memahami lebih dalam kondisi dan potensi SDN Cipicung 1, sehingga program yang kami jalankan dapat benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan,” tutur Ramdani Saputra daru Prodi Sistem Informasi, selaku Ketua KKM Kelompok 29 Desa Cipicung.
Bertempat di ruang guru SDN Cipicung 1, pertemuan dibuka oleh Kepala Sekolah, Ibu Laziyah, S.Pd.. Beliau menyambut hangat kedatangan mahasiswa KKM dan menyampaikan apresiasi atas kesediaan mereka untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di sekolah. “Kehadiran adik-adik mahasiswa KKM ini sangat kami harapkan dapat memberikan angin segar dan inovasi baru bagi proses pembelajaran di sini, terutama di awal tahun ajaran baru ini,” ujar Ibu Laziyah, S.Pd.
Selama sesi koordinasi, perwakilan mahasiswa KKM Kelompok 29 memaparkan beberapa rencana program kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan potensi siswa, serta penguatan kapasitas guru. Beberapa poin yang dibahas antara lain pendampingan belajar, pengembangan media ajar kreatif, bimbingan literasi dan numerasi, kegiatan ekstrakurikuler yang inovatif, hingga rencana edukasi mengenai daur ulang sampah kepada siswa siswi di SDN Cipicung 1.
Diskusi interaktif pun terjadi antara mahasiswa dan para guru SDN Cipicung 1. Para guru menyampaikan berbagai masukan dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari metode pembelajaran yang relevan, pengelolaan kelas, hingga adaptasi kurikulum. Mahasiswa mencatat setiap poin penting untuk kemudian diintegrasikan dalam penyusunan program kerja yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan nyata sekolah.
Dengan adanya koordinasi awal ini, diharapkan program KKM Kelompok 29 di bidang pendidikan dapat berjalan optimal, saling bersinergi dengan visi dan misi sekolah, serta memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, khususnya di Desa Cipicung. Mahasiswa KKM siap bahu-membahu bersama seluruh civitas akademika SDN Cipicung 1 untuk menyukseskan program-program yang telah disepakati.