Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi PT MSM Tiga Matra Satria, perusahaan teknologi parkir asal Bandung yang kini aktif menggarap sektor strategis digitalisasi parkir di berbagai daerah. Pada 3 Januari 2025, PT MSM secara resmi menerapkan Good Corporate Governance (GCG) sebagai pedoman utama tata kelola perusahaan yang profesional dan transparan.
Langkah ini patut diapresiasi, mengingat masih banyak perusahaan swasta daerah yang belum mengedepankan transparansi, apalagi dalam kerja sama dengan pemerintah.
Apa Itu GCG dan Mengapa Penting di Sektor Parkir?
GCG (Good Corporate Governance) adalah sistem tata kelola perusahaan yang menekankan pada transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Di sektor parkir—yang seringkali rawan kebocoran retribusi dan praktik informal—kehadiran GCG menjadi penjamin bahwa:
Tidak ada lagi “parkir siluman”
PAD (Pendapatan Asli Daerah) bisa terukur dan real time
Hubungan antara pemda, mitra swasta, dan masyarakat menjadi setara dan adil
MSM Tawarkan 2 Skema: APBD atau Non-APBD
Yang menarik, PT MSM tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada fleksibilitas model bisnis. Pemerintah daerah dapat memilih dua skema pengelolaan:
Skema APBD – Pemerintah daerah membiayai sistem parkir digital dan PT MSM hanya sebagai pelaksana.
Skema Non-APBD – PT MSM membiayai seluruh infrastruktur dan membagi hasil retribusi dengan pemda.
Artinya, tidak ada alasan lagi bagi daerah untuk menunda transformasi digital sektor parkir, karena bisa dilakukan tanpa membebani APBD.
Siapa di Balik MSM?
PT MSM Tiga Matra Satria dimiliki oleh Yoel Yusnarto dan Ny. Sri Winarmi, SE, dua sosok yang dikenal visioner dan konsisten mengembangkan sistem parkir sejak 2013. Di bawah kepemimpinan Yopi Prima Agustian, SE sebagai Direktur Utama, perusahaan ini membangun tim profesional di bidang:
Operasional (Andri Budiman, SE)
Keuangan (Ny. Sri Winarmi & Amelia, SH)
Legal (Adi Saiful Akbar, SH)
Teknologi (Sandi Mahdinar, ST)
Hubungan Pemerintah (Theodorus)
Bukti Keseriusan: Dokumen GCG Resmi
Dokumen GCG PT MSM telah disusun lengkap, mencakup:
Kode etik
SOP keuangan dan operasional
Sistem audit dan pelaporan internal
Kebijakan anti-gratifikasi
Rencana kerja hingga 2028
Semua ini disahkan dan disosialisasikan ke seluruh divisi internal sejak awal Januari 2025.
Menuju Nasional: Digitalisasi Parkir di Seluruh Indonesia
Dengan sistem teknologi parkir modern (sensor, QRIS, ANPR, dashboard real-time), PT MSM kini siap berekspansi ke berbagai kota dan kabupaten. Beberapa daerah yang sudah atau sedang dijajaki antara lain:
Kabupaten Karimun, Kepri
Kota Bandung
Kawasan industri Pasuruan
Perumahan dan kampus di Jawa Barat
Penutup: Saatnya Daerah Serius dengan PAD
Banyak daerah ingin menaikkan PAD, tapi masih menggunakan sistem parkir manual. Di sisi lain, ada perusahaan seperti PT MSM yang siap membangun sistem digital tanpa mengandalkan APBD, bahkan menyetor pendapatan tetap ke kas daerah.
Maka, pertanyaannya bukan lagi “Apakah bisa?”, melainkan “Kapan mau mulai?”