Di tengah semangat kemerdekaan yang berkibar di setiap sudut negeri, warga Dusun Blangkonan, Desa Balekerto, Kecamatan Kaliangkrik, tak hanya merayakan HUT RI ke-80 dengan hiasan bendera dan lomba hiburan. Mereka menghadirkan sebuah perayaan yang sarat makna: lomba keagamaan yang melibatkan anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Acara ini digelar pada 11 Agustus dan 13 Agustus 2025, memadukan semarak kemerdekaan dengan semangat membangun karakter Islami. Lomba-lomba yang diadakan meliputi Hafalan Surat-surat Pendek, Hafalan Doa Sehari-hari, Wudhu dan Sholat, hingga Adzan. Lapangan dusun menjadi pusat kegiatan, dipenuhi sorak dukungan warga dan senyum bangga para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka tampil.
Dewan juri terdiri dari tiga tokoh yang berpengalaman di bidang nya, yaitu Bapak Ustadz Nayiri, Bapak Ustadz Sulton, dan Ibu Asmiyatun selaku Pembina TPQ Al-Hasanah Dusun Blangkonan. Ketiga juri ini memberikan penilaian secara objektif, mengacu pada ketepatan bacaan, adab, serta penghayatan dalam setiap cabang lomba.
Dalam sambutannya, Ibu Asmiyatun selaku pembina TPQ Al-Hasanah menyampaikan rasa bangganya melihat semangat para peserta. “Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga sebagai langkah membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Semoga anak-anak kita terus mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya penuh semangat.
Sementara itu, Bapak Ustadz Nayiri, mewakili dewan juri, turut menyampaikan apresiasi:
“Kami bangga melihat antusiasme dan kemampuan para peserta. Semua yang tampil hari ini adalah pemenang di mata kami, karena telah berani menunjukkan kemampuan dan kemauan belajar. Tetap semangat, jangan berhenti di sini, dan teruslah berlatih agar ilmu agama semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari.”
Suasana lomba berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Sorak-sorai dukungan dari orang tua dan warga yang hadir semakin memotivasi para peserta untuk tampil maksimal. Beberapa anak yang awalnya terlihat gugup, perlahan menjadi lebih percaya diri berkat dukungan tersebut.
Kegiatan lomba keagamaan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diisi dengan kegiatan positif yang menguatkan iman dan persaudaraan. Di tengah hiruk pikuk perayaan kemerdekaan, lomba ini menghadirkan nuansa teduh yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya membina generasi muda dengan pondasi agama yang kuat.
Lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan, lomba keagamaan ini menjadi cermin bahwa membina iman dan akhlak generasi muda adalah bagian penting dari perjuangan masa kini. Semangat kemerdekaan di Dusun Blangkonan pun terasa lengkap, bukan hanya meriah, tetapi juga bermakna. Sesuai dengan semngat kampung ini menjadi Kampung Maju-Kampung Gemilang.