Semarak Lomba 17 Agustus di Desa Pa’rappunganta Bersama KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 77
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan 77 Posko 07 melaksanakan kegiatan Lomba 17 Agustus yang dirangkaikan dengan berbagai lomba kemerdekaan. Acara ini berlangsung meriah di Desa Pa’rappunganta mulai tanggal 13 hingga 18 Agustus 2025 dengan mengusung tema: “Semangat Kemerdekaan, Eratkan Persaudaraan di Desa Pa’rappunganta.”
Pembukaan kegiatan
Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 13 Agustus 2025, yang dihadiri oleh Kepala Desa Pa’rappunganta, Bapak Arip Sirajuddin, para kepala dusun se-Desa Pa’rappunganta, imam desa, anggota karang taruna, tokoh masyarakat, serta pemuda-pemudi dan warga setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat menyatukan semua lapisan. Rangkaian Lomba Untuk menambah semarak perayaan, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan karang taruna dan pemerintah desa mengadakan 7 jenis lomba tradisional, yaitu:
- Lomba Balap Karung
- Lomba Kelereng
- Lomba Memasukkan Paku ke Dalam Botol
- Lomba Tarik Tambang
- Lomba Tangkap Bebek
- Lomba Panjat Pinang
- Lomba Makan Kerupuk
Uniknya, lomba-lomba ini dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari tingkat anak-anak, remaja, hingga dewasa, sehingga seluruh kalangan masyarakat dapat ikut serta merasakan kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan. Antusiasme Masyarakat Suasana lapangan desa dipenuhi tawa, semangat, dan sorak sorai masyarakat yang ikut menyaksikan maupun mendukung peserta lomba.
Lomba-lomba tradisional ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Harapan Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan 77 berharap semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Pa’rappunganta terus terjaga. Perayaan kemerdekaan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, solidaritas, dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
Dengan berakhirnya lomba pada 18 Agustus 2025, masyarakat Desa Pa’rappunganta tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga kenangan berharga akan kebersamaan yang diciptakan melalui kegiatan sederhana namun penuh makna.