Koordinasi Fasilitator Kitab Suci Kevikepan Pacar: Dari Ranggu, Sabda Menyala untuk Umat
Ranggu, 27 Agustus 2025 – Hari itu, Paroki Ranggu menjadi pusat perjumpaan iman yang penuh makna. Ratusan fasilitator Kitab Suci dan seksi pewartaan dari seluruh Paroki se-Kevikepan Pacar berkumpul dalam sebuah kegiatan besar bertajuk Koordinasi Pendampingan Fasilitator Kitab Suci dan Seksi Pewartaan, sebuah agenda penting menyongsong Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025.
Kegiatan ini disambut dengan ritus adat Manggarai: Tuak Kapu dan Baro Sai, sebagai tanda penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kedatangan tamu dan narasumber. Kehadiran adat dalam setiap kegiatan Gereja selalu menjadi pengingat bahwa iman Katolik tumbuh subur bersama budaya lokal yang dijunjung tinggi.
Dua imam dihadirkan sebagai pemateri utama, yakni RD. Frans Nala, Pr dari Keuskupan, serta RD. Kristo Ramlino, Pr, Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Labuan Bajo. Dalam materi yang disampaikan, keduanya menekankan pentingnya membangun kembali kesadaran umat untuk membaca Kitab Suci, sebab semakin banyak umat yang perlahan kehilangan kebiasaan sederhana namun sangat mendasar itu.
“Sabda Allah bukan hanya teks di atas kertas, tetapi Roh yang menghidupkan umat. Bila Kitab Suci jarang dibaca, maka iman pun akan mudah meredup,” ujar RD. Kristo dengan penuh penegasan. Kata-kata itu disambut dengan tepuk tangan hangat dari seluruh peserta yang hadir.
Antusiasme umat begitu terasa. Diskusi, refleksi, hingga tanya jawab berjalan hidup dan akrab. Semua peserta seakan haus akan pencerahan baru bagaimana Kitab Suci dapat lebih dekat dengan kehidupan umat. Semangat ini menunjukkan bahwa Gereja di Kevikepan Pacar masih menyimpan api kerinduan yang kuat akan Sabda Allah.
Kegiatan ini juga menghadirkan figur istimewa dari kalangan awam, Bapak Ferdinandus Debi, S.Pd., Gr.. Meski kesehariannya adalah seorang guru Matematika, ia memilih untuk menapaki jalan pelayanan iman melalui kegiatan kerohanian. Niat mulianya untuk membesamai umat dalam pendalaman Kitab Suci menjadi teladan nyata bahwa pewartaan bukan hanya tugas imam, melainkan panggilan setiap orang beriman.
Koordinasi ini sekaligus menjadi titik awal menuju pembukaan resmi BKSN 2025, yang akan digelar serentak di seluruh Paroki se-Keuskupan Labuan Bajo pada 7 September 2025, ditandai dengan perayaan Misa pembukaan. Dari Ranggu, api semangat pewartaan diharapkan terus menyala dan merambat ke seluruh paroki, membawa Sabda Allah hadir nyata di setiap rumah, keluarga, dan hati umat.
Hari itu, Paroki Ranggu menjadi saksi bahwa Sabda Allah bukan hanya untuk didengar, tetapi untuk dihidupi. Dengan kobaran semangat yang lahir dari koordinasi ini, Kevikepan Pacar meneguhkan langkah: Kitab Suci adalah pelita, dan pewartaan adalah jalan untuk membuat terang itu menyinari seluruh umat.