Yogyakarta, 30 Agustus 2025 — Upaya memperkuat ekosistem UMKM sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan di Yogyakarta kembali mendapat ruang melalui inisiatif sektor perhotelan. Hotel KHAS Tugu meresmikan Piastory dan Kopiastory dalam sebuah acara Grand Opening yang digelar di ballroom hotel, Sabtu (30/8).
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh, antara lain President Director PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) Fery Safaria, Cluster General Manager KHAS Tugu dan KHAS Malioboro Hotel R. Sigit Pramana, serta Founder Piastory Maulana Sofyan.
Dalam sambutannya, Fery Safaria menyebutkan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen WIKA Realty dalam mendorong kolaborasi antara sektor perhotelan dan pelaku UMKM lokal. Menurutnya, keberadaan Piastory dan Kopiastory tidak sekadar menambah fasilitas hotel, tetapi juga menjadi sarana agar tamu hotel dapat turut serta mendukung produk lokal.

“Melalui Piastory dan Kopiastory, kami ingin menghadirkan nilai tambah bagi para tamu. Tidak hanya memudahkan mereka mendapatkan oleh-oleh khas Yogyakarta, tetapi juga mengajak mereka berkontribusi pada produk UMKM dengan nilai sosial,” ujarnya.
Piastory sendiri didirikan dengan semangat menghadirkan oleh-oleh yang tak hanya berupa produk, tetapi juga cerita di baliknya. Salah satu yang menarik adalah Bakpia 378, hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIA Yogyakarta. “Dengan menghadirkan produk ini, kami ingin menunjukkan bahwa oleh-oleh bisa memiliki makna sosial dan memberikan dampak nyata,” ungkap Maulana Sofyan.
Di sisi lain, Kopiastory hadir dengan slogan Rasa Ingin Kembali, yang merepresentasikan dinamika kehidupan melalui beragam varian kopi. Kehadirannya sekaligus menjadi inovasi hotel dalam bidang kuliner.

Cluster GM KHAS Tugu dan KHAS Malioboro Hotel, R. Sigit Pramana, menegaskan bahwa keberadaan Piastory dan Kopiastory memperkaya pengalaman tamu hotel. “Kami ingin setiap tamu merasakan pengalaman lengkap, mulai dari menginap dengan nyaman, menikmati kuliner khas, hingga membawa pulang oleh-oleh yang sarat makna. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara perhotelan dan UMKM lokal,” ujarnya.
Langkah KHAS Tugu menghadirkan dua brand ini juga dipandang sebagai strategi untuk memperkuat sinergi antara perhotelan, UMKM, dan pariwisata Yogyakarta. Dengan konsep one stop shopping, tamu hotel tak perlu keluar jauh untuk mencari oleh-oleh khas, cukup menikmatinya di dalam area hotel.
Ke depan, program serupa juga akan dikembangkan di KHAS Malioboro Hotel. Selain itu, hotel akan menghadirkan promo khusus seperti diskon bagi tamu yang menginap hingga kesempatan mencicipi bakpia gratis.
Melalui inovasi ini, KHAS Tugu berharap Piastory dan Kopiastory dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Yogyakarta sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan yang berkunjung. (Yusuf)