Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Siaran Berita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gas Air Mata di Bawah Langit Demokrasi – Refleksi dari Aksi 28 Agustus 2025

yohanessoares21385 by yohanessoares21385
30 August 2025
in Berita Utama
A A
0
023672700 1652339053 20220512 Aksi Buruh Peringati Mayday 8
855
SHARES
1.2k
VIEWS
Ada apa 1080 x 2787

Gas Air Mata di Bawah Langit Demokrasi—Refleksi dari Aksi 28 Agustus 2025

Ada satu ironi pahit yang tertinggal dari aksi 28 Agustus 2025: rakyat turun ke jalan untuk menuntut hidup layak, tapi pulang dengan dada sesak karena gas air mata. Buruh dan mahasiswa berteriak menolak upah murah, menuntut penghapusan outsourcing, dan mendesak pemerintah mendengar denyut perut rakyat. Namun, suara itu dibalas dengan sirine, pagar kawat berduri, dan tembakan gas yang memaksa massa bubar.

Dan yang lebih menyakitkan, seorang rakyat kecil bernama Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob. Ia bukan orator, bukan provokator. Ia hanyalah manusia yang kebetulan berada di ruang salah, di waktu salah, dalam negara yang sering salah memahami warganya sendiri.

Inilah wajah demokrasi kita hari ini: rakyat bicara, negara membungkam. Rakyat mendesak, negara menekan. Rakyat meminta roti, negara melempar gas air mata.

Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2025

Kita mungkin bisa berbeda pendapat soal metode aksi. Sebagian menganggap demo hanyalah mengganggu lalu lintas. Sebagian lainnya melihatnya sebagai jalan terakhir rakyat ketika pintu dialog tertutup. Tapi kita tak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa demo adalah bahasa orang kecil, bahasa mereka yang tidak punya ruang lobi di gedung tinggi, tidak punya akses ke meja kekuasaan, tidak punya saham dalam keputusan.

Di situlah letak tragedi demokrasi kita: suara mereka yang paling sahih justru paling sering diabaikan. Kita lebih sering mendengar hitungan kurs rupiah daripada jeritan buruh yang gajinya tak cukup untuk biaya sekolah anak. Kita lebih cepat menstabilkan pasar daripada menstabilkan harga beras. Dan ketika rakyat tak lagi punya pilihan selain turun ke jalan, kita menuduh mereka anarkis, ditunggangi, atau bodoh karena “tak mengerti ekonomi makro.”

Padahal, siapa yang lebih mengerti makna inflasi selain buruh yang harus menakar gaji dengan kebutuhan dapur? Siapa yang lebih paham arti krisis selain pengemudi ojol yang setiap hari bertaruh nyawa demi orderan?

Aksi 28 Agustus memberi kita cermin: demokrasi kita rapuh karena negara masih alergi pada suara rakyatnya. Kita bangga menyebut kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional, tapi begitu rakyat melaksanakannya, negara membalas dengan senjata.

Tragedi Affan Kurniawan adalah luka kolektif. Ia bukan hanya korban kecelakaan demo, ia adalah simbol bahwa nyawa rakyat kecil terlalu murah di hadapan negara. Ia meninggal bukan karena salah, tapi karena negara gagal menjaga.

Baca Juga

20250501015148

Aksi 28 Agustus 2025, Saat Demokrasi Diuji oleh Suara Buruh dan Gas Air Mata

30 August 2025
Photo by Wizurai Mahatma: https://www.pexels.com/photo/police-on-administration-protest-6326493/

Demo 28 Agustus 2025 : Memahami Hak Berdemokrasi dan Berdemonstrasi: Panduan Aman untuk Menyuarakan Pendapat

28 August 2025
WhatsApp Image 2025 08 27 at 13.35.30

Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi 600.000 Ha Tanah Transmigran

27 August 2025
game

Menteri Ekraf Bawa Semangat Perkuat Ekosistem Game Nasional di Jerman

22 August 2025

Mungkin inilah saatnya kita berhenti memandang demonstrasi sebagai ancaman, dan mulai mengakuinya sebagai tanda sakitnya tubuh sosial kita. Demo adalah gejala, bukan penyakit. Menembakkan gas air mata hanyalah menekan gejala, tanpa menyentuh akar persoalan.

Jika negara sungguh peduli, maka jawabannya bukan lagi pagar kawat berduri, tapi meja dialog yang terbuka. Bukan lagi gas air mata, tapi telinga yang mendengar. Bukan lagi rantis yang melindas, tapi kebijakan yang melindungi.

Sejarah sudah cukup mengajarkan kita: kekerasan negara terhadap rakyat hanya meninggalkan luka panjang dan ketidakpercayaan. Tahun 1998 seharusnya jadi pelajaran, bukan bayangan yang terus berulang.

Aksi 28 Agustus 2025 adalah pengingat keras. Demokrasi bukan sekadar hak memilih lima tahun sekali, melainkan ruang di mana rakyat bisa bersuara tanpa takut mati. Dan selama negara lebih cepat menembakkan gas air mata ketimbang membuka ruang dialog, selama itu pula demokrasi kita hanya akan menjadi poster kosong di dinding gedung parlemen.

 

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Sinergi di Desa Pulo Ampel, Mahasiswa KKM 84 UNIBA Bantu Sukseskan Kegiatan Posyandu Kecubung

Next Post

GP PARMUSI Kota Bima Gelar Kegiatan Jum’at Berkah di Mesjid Baitul Makmur

yohanessoares21385

yohanessoares21385

Related Posts

20250501015148

Aksi 28 Agustus 2025, Saat Demokrasi Diuji oleh Suara Buruh dan Gas Air Mata

30 August 2025
Photo by Wizurai Mahatma: https://www.pexels.com/photo/police-on-administration-protest-6326493/

Demo 28 Agustus 2025 : Memahami Hak Berdemokrasi dan Berdemonstrasi: Panduan Aman untuk Menyuarakan Pendapat

28 August 2025
WhatsApp Image 2025 08 27 at 13.35.30

Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi 600.000 Ha Tanah Transmigran

27 August 2025
game

Menteri Ekraf Bawa Semangat Perkuat Ekosistem Game Nasional di Jerman

22 August 2025
Next Post
IMG 20250829 WA0119

GP PARMUSI Kota Bima Gelar Kegiatan Jum'at Berkah di Mesjid Baitul Makmur

20250501015148

Aksi 28 Agustus 2025, Saat Demokrasi Diuji oleh Suara Buruh dan Gas Air Mata

Stop Bullying! Siswa SD N 2 Karang Melati Ikrar Anti-Perundungan ​Semendawai Timur – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti SD Negeri 2 Karang Melati, Kecamatan Semendawai Timur, pada Selasa (26/8). Bukan untuk mengikuti lomba, puluhan siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 berkumpul di aula sekolah untuk mengikuti kegiatan sosialisasi stop bullying. Acara ini merupakan bagian dari program kerja (proker) sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. ​Mengenali dan Menghentikan Bullying ​Tim dari sekolah yang terdiri dari guru bimbingan konseling dan beberapa guru kelas menjadi pemateri utama dalam acara ini. Mereka menjelaskan berbagai bentuk perundungan, mulai dari verbal seperti mengejek atau memanggil dengan nama yang tidak baik, fisik seperti memukul atau mendorong, hingga perundungan siber (cyberbullying) melalui media sosial. ​"Banyak dari kalian mungkin tidak sadar bahwa apa yang kalian lakukan, misalnya mengejek teman, bisa dikategorikan sebagai bullying. Dampaknya sangat serius, bisa membuat teman kalian merasa sedih, takut, bahkan tidak mau lagi datang ke sekolah," ujar Ibu Siti, salah satu guru yang menjadi pemateri. ​Para siswa terlihat antusias menyimak penjelasan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman. Beberapa siswa berani menceritakan kejadian yang pernah mereka lihat atau alami, menunjukkan bahwa isu perundungan memang nyata ada di lingkungan sekolah. ​Ikrar Bersama: Komitmen Menjadi Agen Anti-Bullying ​Puncak acara sosialisasi ini adalah pembacaan ikrar anti-perundungan secara serentak. Dipimpin oleh kepala sekolah, Bapak Rahmat, seluruh siswa berdiri dan mengucapkan janji untuk tidak melakukan perundungan, tidak membiarkan perundungan terjadi, dan berani melaporkan jika melihat tindakan perundungan. ​"Ikrar ini bukan sekadar janji di mulut. Tapi janji di hati untuk sama-sama menjaga teman kita, menjaga sekolah kita, agar menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan bermain. Siapa pun, apa pun latar belakangnya, harus merasa aman dan dihargai di sekolah ini," tutur Bapak Rahmat dalam sambutannya. ​Setelah pembacaan ikrar, para siswa diajak untuk menandatangani spanduk besar sebagai simbol komitmen mereka. Spanduk tersebut nantinya akan dipajang di area sekolah sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah. ​Dukungan Penuh Orang Tua dan Komunitas ​Program sosialisasi ini mendapat dukungan penuh dari komite sekolah dan para orang tua siswa. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif sekolah ini. Masalah bullying memang harus ditangani dari akar, yaitu melalui edukasi sejak dini. Kami sebagai orang tua akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk memastikan anak-anak kami terhindar dari perundungan," kata Ibu Ani, salah satu perwakilan orang tua siswa. ​Dengan adanya proker sosialisasi stop bullying ini, SD Negeri 2 Karang Melati berharap dapat menjadi pelopor sekolah anti-perundungan di Kecamatan Semendawai Timur. Langkah kecil ini menjadi awal yang penting untuk menumbuhkan kepedulian dan empati di kalangan siswa, demi menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

Stop Bulliying siswa SD N 2 Karang Melati Ikrar Anti Perundungan

Jajaran Lapas Ternate dan Aparat TNI-POLRI

Upaya Deteksi Dini, Lapas Ternate Gandeng TNI-POLRI Gelar Razia Insidentil

62f8d186 4ff6 4c8c ad6c 0e4791e04528

Artis Anggit Wp Pamer Foto Cewek di InstaStory, Tanda Move On dari Kisah Lalu?

Please login to join discussion
Rumah Prabu Half Page
Siaran Berita

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Siaran-Berita.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting! Klaim Tulisan Kamu

Sehubungan dengan serangan pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab mengakibatkan Redaksi mengalami kehilangan data dan terpaksa melakukan restore dari backup yang mengakibatkan beberapa tulisan dari penulis “berpindah” ke default “Redaksi”. Bagi yang ingin mengklaim tulisan nya silahkan tinggalkan pesan di kolom komen atau email ke : redaksi@siaran-berita.com

Square Media Wanita
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita