Seorang mahasiswi, berhasil menyelesaikan magang di usia dua puluh di salah satu perusahaan BUMN dan diberi tanggung jawab menelaah dokumen perusahaan dan terlibat langsung dalam diskusi strategis. Tak disangka, program Magenta Batch 1 2025 di PT Pelabuhan Indonesia (Persero), ditambah dengan jalur magang mandiri yang difasilitasi oleh Laboratorium Hukum FH UMM, menghadirkan pengalaman magang hukum yang jauh dari sekadar tugas rutin seperti ‘ngopi dan fotokopi’. Sebaliknya, program ini benar-benar memberikan ruang kontribusi nyata yang memperkaya portofolio professional peserta secara signifikan.
Pada pertengahan Februari 2025, saya mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti Forum Hukum Pelindo yang mengusung tema Legal Forum: Integrating Legal Strategy into Business Growth – Ensuring the Legal Function’s Vital Contribution, forum ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan jajaran direksi, kepala cabang, hingga praktisi hukum dari berbagai wilayah untuk berdiskusi dan merumuskan arah kebijakan hukum korporasi ke depan.
Sebagai satu-satunya mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2022 yang berhasil lolos program Magenta Batch 1 tahun 2025 di Pelindo, saya merasa mendapat kepercayaan luar biasa karena langsung dilibatkan sejak hari pertama magang. Tak sekadar menjadi peserta pasif, saya diberi ruang untuk berkontribusi aktif.
Pengalaman magang ini mengajarkan satu hal mendasar: di lingkungan Pelindo, tak ada istilah “sekadar dokumen”. Setiap lembar yang diperiksa adalah wujud komitmen Perusahaan.
Magang ini memberi pelajaran yang tak ternilai, di balik kemegahan industri Pelabuhan, tersembunyi kekuatan besar dalam setiap detail dokumen. Ketelitian bukan sekadar rutinitas administratif melainkan tameng pertama pendorong Pelindo untuk terus melaju.