Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Siaran Berita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemprov Banten Bentuk Pokja Regional, Tangani Banjir Tangerang Raya Secara Terpadu

Mario Dionysius by Mario Dionysius
13 July 2025
in Nasional
A A
0
IMG 20250710 WA0006
853
SHARES
1.2k
VIEWS
Ada apa 1080 x 2787

TANGSEL – Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah strategis untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya dengan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Regional.

Langkah ini merupakan hasil dari rapat koordinasi lintas wilayah yang melibatkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, serta didukung oleh instansi pusat seperti Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWS C2) dan BBWS C3.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan menjelaskan, bahwa pembentukan Pokja Regional ini bertujuan untuk mempercepat koordinasi dan pelaksanaan langkah nyata di lapangan, terlebih karena intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam waktu dekat.

“Kita ingin kerja cepat. Dalam satu minggu kedepan harus sudah ada langkah nyata, mulai dari survey lokasi, normalisasi sungai, hingga perbaikan tanggul-tanggul yang rusak,” ujar Arlan saat ditemui posrakyat.id di BLK, Jelupang, Serpong Utara, ditulis Minggu 13 July 2025.

Baca Juga

Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan, khususnya dalam membekali mereka dengan keterampilan kemandirian. ‎ ‎Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah kegiatan bercocok tanam. Kali ini, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, memberikan edukasi tentang cara menanam mentimun dengan memanfaatkan teknik berkebun tradisional yang sederhana namun tetap efektif. ‎ ‎Dalam kegiatan yang digelar di lahan perkebunan luar Lapas, Rustam Kasoor menjelaskan tahapan penting, mulai dari pengolahan tanah secara manual, pemilihan bibit unggul, hingga cara menanam yang tepat. Beliau menekankan bahwa meski menggunakan cara tradisional, jika dilakukan dengan tekun dan benar, maka hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat besar bagi Warga Binaan maupun Lapas. ‎ ‎"Metode berkebun tradisional memiliki kelebihan tersendiri, di antaranya ramah lingkungan, hemat biaya, serta mudah diterapkan meskipun dengan peralatan yang terbatas. Dengan cara ini, Warga Binaan diharapkan dapat menguasai keterampilan bercocok tanam yang dapat menjadi bekal setelah bebas nanti," ungkapnya, Sabtu (30/8). ‎ ‎Kepala Lapas Bandanaira, Mikha, menambahkan bahwa kegiatan bercocok tanam merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. ‎ ‎"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap Warga Binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memperoleh ilmu yang dapat mereka manfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Bandanaira. ‎ ‎"Kami sangat mendukung inisiatif pembinaan yang berbasis keterampilan seperti ini. Edukasi berkebun tradisional bukan hanya menumbuhkan semangat kemandirian, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras dan tanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi pemasyarakatan yang ingin membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang bermanfaat,” ujarnya. ‎ ‎Dengan adanya edukasi berkebun ini, Lapas Bandanaira berupaya mencetak Warga Binaan yang produktif, berdaya guna, dan siap untuk mandiri. Program ini sekaligus membuktikan bahwa Lapas tidak hanya sebagai tempat menjalani pidana, tetapi juga sebagai wadah pembinaan menuju perubahan diri yang lebih baik.

Lapas Bandanaira Edukasi Warga Binaan Budidaya Mentimun

31 August 2025
images 6

Surya Paloh Bicara Keras: Siapa Lukai Rakyat, Bukan Bagian dari Perjuangan NasDem

31 August 2025
Dandim 0601/Pandeglang Hadiri Grand Launching SPPG Cahaya Baru Bangkonol

Dandim 0601/Pandeglang Hadiri Grand Launching SPPG Cahaya Baru Bangkonol, Upaya Bersama Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

30 August 2025
IMG 20250830 WA0198

IPNU/IPPNU Samarinda mengecam tindakan represifitas aparat!

30 August 2025

Arlan menegaskan, bahwa selama ini penanganan banjir di tiap wilayah masih berjalan sendiri-sendiri.

Oleh karena itu, lanjut Arlan, sinergi lintas daerah mutlak diperlukan agar penanganan banjir tidak justru memindahkan masalah ke wilayah lain.

“Contohnya di Maharta, Tangsel. Beberapa tahun lalu sudah dibangun rumah pompa dan sistem drainase, tapi sekarang kembali banjir karena aliran airnya mengarah ke Kota Tangerang. Artinya kita tidak bisa bekerja sektoral. Harus ada satu komando regional,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya lagi, Pokja akan melakukan survei teknis ke beberapa titik rawan banjir seperti Kali Serua dan Kali Angke. Survei ini bertujuan untuk memetakan kondisi faktual dan merumuskan langkah normalisasi bersama.

Selain itu, Arlan mengungkapkan, bahwa perubahan tata guna lahan dan penyempitan sungai menjadi faktor utama penyebab banjir. Banyak daerah resapan yang kini berubah menjadi kawasan terbangun.

“Kita tidak bisa menyalahkan siapapun karena kondisinya sudah terlanjur berubah. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah menyusun strategi solusi jangka pendek dan jangka panjang agar banjir tidak terus terjadi,” jelasnya.

Maka itu, menurutnya, rapat koordinasi ini juga menghasilkan rencana pembentukan Pokja di tingkat lokal yang akan mendukung pelaksanaan teknis di lapangan secara cepat dan efisien.

“Intinya adalah kolaborasi. Setiap permasalahan harus diselesaikan bersama. Kita hadir hari ini untuk mendengar, bicara, dan mencari solusi. Teko, muni, solusi, itu prinsipnya,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Banten, M Yusuf turut menegaskan, pentingnya kerja bersama dalam upaya pengendalian banjir.

Yusuf menyebutkan, bahwa Banten sudah membentuk Tim Pengendalian Banjir untuk seluruh wilayah provinsi, yang nantinya juga akan melibatkan Pokja khusus untuk Tangerang Raya.

“Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang ini harus saling bantu,” kata Yusuf.

Makanya dibentuk koordinasi seperti hari ini. Kita semua provinsi, C2, C3, dan kabupaten/kota sedang menginventarisasi titik-titik prioritas untuk penyelesaian jangka pendek. Tapi tentu tidak bisa selesai dalam sehari, maka harus ditentukan mana yang jadi prioritas,” tambahnya.

Kemudian, Yusuf menegaskan, bahwa semua akan dikompilasi dalam inventaris dan ditindaklanjuti secara kolektif.

“Sama saja prosesnya. Semuanya masuk dan akan dibahas bersama dalam kerangka Pokja ini,” tutupnya.

Kirim Berita Media Wanita

Sebagai penutup, Kepala Bappeda Provinsi Banten, Mahdani, mengungkapkan bahwa seluruh langkah pengendalian banjir telah masuk dalam rencana jangka menengah daerah (RPJMD) 2026–2029, sejalan dengan program prioritas Gubernur Banten melalui visi Banten Kuat melalui Eko Era.

“Di dalam rancangan RPJMD, kami sudah menyusun program penanganan banjir secara menyeluruh. Mulai dari pembangunan embung atau tandon air di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangsel, pembangunan tanggul sungai, revitalisasi situ, hingga normalisasi sungai seperti Kali Angke, Kali Sabi, Sungai Cilatak, dan Cimanciri,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya, fungsi kolam retensi akan sangat penting untuk meredam limpasan air agar tidak langsung ke badan sungai.

“Artinya air akan ditampung dulu, baru dialirkan pelan-pelan agar tidak terjadi banjir mendadak. Ini akan menjadi program prioritas Pemprov Banten mulai tahun 2026 mendatang,” tutupnya.(MARIO)

 

 

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”
Share341Tweet213Share60Pin77SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

BEM USM Soroti Maraknya Kriminalitas dan Desak Polres Jakarta Timur Bertindak Tegas

Next Post

Wali Kota Harap Kunjungan Gibran Bawa Solusi Tuntas untuk Banjir

Mario Dionysius

Mario Dionysius

Related Posts

Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan, khususnya dalam membekali mereka dengan keterampilan kemandirian. ‎ ‎Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah kegiatan bercocok tanam. Kali ini, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, memberikan edukasi tentang cara menanam mentimun dengan memanfaatkan teknik berkebun tradisional yang sederhana namun tetap efektif. ‎ ‎Dalam kegiatan yang digelar di lahan perkebunan luar Lapas, Rustam Kasoor menjelaskan tahapan penting, mulai dari pengolahan tanah secara manual, pemilihan bibit unggul, hingga cara menanam yang tepat. Beliau menekankan bahwa meski menggunakan cara tradisional, jika dilakukan dengan tekun dan benar, maka hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat besar bagi Warga Binaan maupun Lapas. ‎ ‎"Metode berkebun tradisional memiliki kelebihan tersendiri, di antaranya ramah lingkungan, hemat biaya, serta mudah diterapkan meskipun dengan peralatan yang terbatas. Dengan cara ini, Warga Binaan diharapkan dapat menguasai keterampilan bercocok tanam yang dapat menjadi bekal setelah bebas nanti," ungkapnya, Sabtu (30/8). ‎ ‎Kepala Lapas Bandanaira, Mikha, menambahkan bahwa kegiatan bercocok tanam merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. ‎ ‎"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap Warga Binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memperoleh ilmu yang dapat mereka manfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Bandanaira. ‎ ‎"Kami sangat mendukung inisiatif pembinaan yang berbasis keterampilan seperti ini. Edukasi berkebun tradisional bukan hanya menumbuhkan semangat kemandirian, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras dan tanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi pemasyarakatan yang ingin membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang bermanfaat,” ujarnya. ‎ ‎Dengan adanya edukasi berkebun ini, Lapas Bandanaira berupaya mencetak Warga Binaan yang produktif, berdaya guna, dan siap untuk mandiri. Program ini sekaligus membuktikan bahwa Lapas tidak hanya sebagai tempat menjalani pidana, tetapi juga sebagai wadah pembinaan menuju perubahan diri yang lebih baik.

Lapas Bandanaira Edukasi Warga Binaan Budidaya Mentimun

31 August 2025
images 6

Surya Paloh Bicara Keras: Siapa Lukai Rakyat, Bukan Bagian dari Perjuangan NasDem

31 August 2025
Dandim 0601/Pandeglang Hadiri Grand Launching SPPG Cahaya Baru Bangkonol

Dandim 0601/Pandeglang Hadiri Grand Launching SPPG Cahaya Baru Bangkonol, Upaya Bersama Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

30 August 2025
IMG 20250830 WA0198

IPNU/IPPNU Samarinda mengecam tindakan represifitas aparat!

30 August 2025
Next Post
IMG 20250711 WA0024

Wali Kota Harap Kunjungan Gibran Bawa Solusi Tuntas untuk Banjir

IMG 20250713 104543

PKPS Kalimantan Barat Hadiri Pengukuhan dan Seminar Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Se-Kalimantan Barat

WhatsApp Image 2025 07 13 at 10.44.35

Buka Kuliah Umum PPTR, Wamen Ossy Tekankan Tata Kelola Agraria serta Tata Ruang yang Adil dan Berkelanjutan

WhatsApp Image 2025 07 12 at 13.36.11

Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Mozambik, Menteri Nusron Harap Kerja Sama dengan Indonesia Terus Diperkuat

20250712 211836

Wakil Wali Kota Surakarta Persembahkan Lagu Spesial di Pelantikan Pengurus FOSR 2025–2027

Please login to join discussion
Rumah Prabu Half Page
Siaran Berita

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Siaran-Berita.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting! Klaim Tulisan Kamu

Sehubungan dengan serangan pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab mengakibatkan Redaksi mengalami kehilangan data dan terpaksa melakukan restore dari backup yang mengakibatkan beberapa tulisan dari penulis “berpindah” ke default “Redaksi”. Bagi yang ingin mengklaim tulisan nya silahkan tinggalkan pesan di kolom komen atau email ke : redaksi@siaran-berita.com

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita