Peresmian Toga oleh Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 77 di Desa Pa’rappunganta
Pa’rappunganta, 21 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 77 Posko 07 sukses melaksanakan kegiatan Peresmian Toga di Desa Pa’rappunganta. Kegiatan ini mengusung tema “Togaku Sehat, Desaku Maju” sebagai wujud komitmen mahasiswa KKN dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan kemandirian desa.
Kegiatan program kerja TOGA ini berkolaborasi dengan ibu PKK,yang memiliki tujuan yang sejalan dengan program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 77 UINAM.
Acara peresmian yang digelar pada Kamis, 21 Agustus 2025 tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Hadir langsung Kepala Desa Pa’rappunganta, Bapak Arip Sirajuddin, para Kepala Dusun se-Desa Pa’rappunganta, Imam Desa Pa’rappunganta, anggota Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta pemuda-pemudi setempat yang turut memeriahkan kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pa’rappunganta, Bapak Arip Sirajuddin, memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 77. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan toga (tanaman obat keluarga) sangat bermanfaat dalam mendukung kesehatan masyarakat desa, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan tanaman tradisional sebagai alternatif pengobatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah berinisiatif membuat dan meresmikan toga di desa ini. Semoga toga ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, tidak hanya hari ini, tetapi juga berkelanjutan untuk masa depan desa kita,” ungkap beliau dalam sambutannya.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Posko 07 menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa. Dengan adanya toga, masyarakat diharapkan mampu lebih mandiri dalam menjaga kesehatan serta mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia.
Adapun harapan dari mahasiswa KKN 77 UINAM, keberlanjutan program TOGA di Desa Pa’rappunganta sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat, khususnya ibu PKK dan pemuda desa, dalam merawat serta mengembangkan tanaman obat keluarga yang telah diinisiasi. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dari perangkat desa, TOGA diharapkan dapat terus dipelihara dan bahkan dikembangkan menjadi kebun edukasi desa yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah, remaja, hingga masyarakat umum untuk belajar tentang manfaat tanaman obat tradisional.
Selain itu, disarankan agar program ini tidak berhenti hanya pada penanaman, tetapi juga dikembangkan ke tahap pengolahan hasil TOGA, seperti pembuatan jamu herbal, teh, atau produk olahan sederhana lainnya yang memiliki nilai jual. Dengan begitu, TOGA bukan hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat Desa Pa’rappunganta. Dukungan dari pemerintah desa, lembaga kesehatan, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat diperlukan untuk menjadikan TOGA sebagai program berkelanjutan.
Adapun Kegiatan peresmian toga ditutup dengan sesi foto bersama dengan pemuda,pemudi, kader PKK, Imam Desa Pa’rappunganta dan masyarakat setempat Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental dalam kegiatan ini, menandakan adanya sinergi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan toga yang telah diresmikan dapat menjadi warisan bermanfaat bagi masyarakat Desa Pa’rappunganta. Kehadiran mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 77 pun diharapkan dapat terus meninggalkan jejak positif yang memberi dampak baik bagi perkembangan desa, sesuai dengan semangat tema kegiatan: “Togaku Sehat, Desaku Maju.”