Pada Minggu, 30 November 2025, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Semester 1 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan sosialisasi mengenai pemanfaatan kulit bawang sebagai pestisida alami ramah lingkungan di Kampung Sinarsari, Desa Kurung Kambing, Kecamatan Pandeglang. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan alternatif pestisida yang lebih aman bagi lingkungan sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara pembuatannya yang mudah dan dapat diterapkan oleh masyarakat.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kulit bawang yang selama ini dianggap sampah dan langsung dibuang, padahal limbah tersebut mengandung senyawa alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida untuk mengendalikan hama. Pemanfaatannya menjadi solusi sederhana yang diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia dan beralih menggunakan pestisida alami berbahan kulit bawang.
Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi mengenai manfaat kulit bawang sebagai pestisida alami serta demonstrasi cara pembuatannya. Dalam sesi pemaparan, para mahasiswa menjelaskan pengertian pestisida, fungsinya, serta perbedaan antara pestisida kimia dan pestisida alami. Warga juga diperkenalkan pada berbagai manfaat kulit bawang, yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur sehingga mampu mengurangi serangan hama tanpa mencemari lingkungan.
Pestisida alami ini dinilai sangat relevan karena memanfaatkan sisa sampah dapur, mudah dibuat, tidak memerlukan peralatan khusus, dan dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahan, hingga tanaman hias. Dengan demikian, warga dapat merawat tanaman tanpa biaya tambahan dan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang tersedia.
Antusiasme warga tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait efektivitas pestisida, penjelasan materi, hingga cara pembuatannya. Banyak warga yang mengaku baru mengetahui bahwa kulit bawang dapat dijadikan pestisida alami sehingga tidak perlu lagi membeli pestisida kimia yang harganya relatif mahal.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap masyarakat dapat menerapkan pembuatan pestisida alami secara mandiri untuk menjaga tanaman mereka. Inovasi berbahan dasar kulit bawang tersebut diharapkan menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia serta mendorong terciptanya pertanian yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan di Kampung Sinarsari.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































