Apabila Jawa memiliki Aksara Jawa, apabila Sunda memiliki Aksara Sunda. Maka Minangkabau memiliki aksaranya sendiri, Aksara Minangkabau terlahir dari perpaduan Bahasa Melayu Dan Bahasa Arab. Walau Aksara Jawi terkenal di Malaysia, namun aksara Jawi memiliki peranan penting bagi masyarakat Minangkabau dalam peranan kebudayaan anak dalam Nagari. Walau Aksara Jawi tidak seterkenal Aksara-aksara lainnya, tetapi aksara Jawi memiliki peranan penting bagi masyarakat Minangkabau dalam peranan kebudayaan anak dalam Nagari.
Perpaduan abjad Arab ditambah abjad Indonesia, boom! Menghasilkan Aksara Jawi. Bisa dibilang, Aksara Jawi adalah bentukan lebih simple dari Abjad Arab. Tapi darimana ya Aksara Jawi ini lahir di dalam masyarakat Minangkabau? Bahasa Minangkabau merupakan bahasa lisan sama seperti bahasa lain pada umumnya, namun saat islam masuk ke Minangkabau pada abad ke-18 terjadilah evolusi bahasa Minangkabau lisan menjadi tulisan, pada saat inilah Aksara Jawi dikenalkan maupun digunakan oleh anak-anak dalam Nagari.
Aksara Jawi tidak berkembang hanya di Minangkabau, namun negara tetangga kita memakai Aksara Jawi, yaitu Malaysia. Namun karena hal ini terjadi, lahirlah satu fenomena yang dimana karya tulis contohnya seperti naskah Melayu dan Minangkabau tidak begitu jauh perbedaannya. Contoh banyak naskah naskah yang diklasifikasikan sebagai buatan Minangkabau, dapat dibaca dalam bahasa Melayu, dan begitupun sebaliknya, naskah Melayu dapat dibaca dalam bahasa Minangkabau. Dikarenakan kejadian ini, banyak orang asing bertanya-tanya, “kenapa satu bentuk abjad bisa dibaca beda?” Itu dikarenakan orang-orang Minangkabau berpikir bahwa Bahasa Minangkabau dan Bahasa Melayu sama atau tidak jauh beda, tetapi dikarenakan perbedaan aksen yang di faktorisasikan oleh aspek geografis dan lingkungan, terjadilah perbedaan cara mengucap, seperti dibawah ini:
MELAYU: Bermula, Bandar, Hidup
MINANG: Baramulo, Banda, Hiduik
Tujuan mempelajari kembali Aksara Jawi
Kita sebagai masyarakat Minangkabau perlu mempelajari Aksara Jawi dan kembali mengfusionalkannya?
1. Aksara Jawi adalah satu diantara milik Melayu, tidak dimiliki oleh bangsa lain.
2. Ada kesamaan antara Aksara Jawi dengan tulisan Al-Qur’an.
3. Membangun kedekatan antara tuhan dan manusia, apalagi mayoritas masyarakat Minangkabau merupakan beragama islam.
Adapun tujuan lainnya seperti,
a.Bahan Edukasi Historis.
b. Mengenang Sejarah yang terjadi.
c. Mengenal Leluhur yang terdahulu.
Fungsi Aksara Jawi pada abad-18
Beberapa pendapat mengemukakan bahwa apabila manusia telah memijakkan kaki pada zaman globalisasi, makan semua latar belakang seperti budaya, asal-usul dan agama lama-lama akan hilang dari permukaan bumi. Namun, John Naisbitt berpendapat bahwa manusia akan berbanding terbalik dari pendapat sebelumnya. John Naisbitt berpendapat bahwa, manusia akan terus menggali jejak sejarah dunia dahulu.
Ada fungsi-fungsi utama Aksara Jawi di Minangkabau pada abad ke-18, yaitu:
a. Keagamaan, Aksara Jawi masuk alhasil masuknya islam di Minangkabau. saat itu Aksara Jawi digunakan untuk mempelajari seperti Al-Qur’an, hadist, fiqih, dan kitab-kitab agama saat islam mengakar di Minangkabau.
b. Pendidikan, digunakan pada surau-surau, umum digunakan oleh para ulama dan murid-murid yang belajar pada surau tersebut.
c. Pelestarian Sastra dan Budaya, digunakan untuk menulis naskah-naskah sejarah, silsilah, hikayat, syair, dan aturan-aturan.
d. Bahasa Penghubung, Aksara Jawi menjadi bahasa pengantar antar Minangkabau dengan dunia luar.
Cara melestarikan Aksara Jawi pada era globalisasi
Ada beberapa cara untuk melestarikan Aksara Jawi untuk tidak dilupakan. Seperti berikut:
a. Perjuangan “bawah”, yakni membuat masyarakat kembali mengingat, mencintai dan kembali memakai Aksara Jawi secara perlahan.
b. Perjuangan “atas”, secara lingkup besar, nasional dan berpolitik. Dengan bantuan wakil-wakil rakyat maupun partai-partai politik islam untuk memaksa mengeluarkan kebijakan kesah-an Aksara Jawi.
c. Gerakan Regional, melakukan pendekatan antar sesama bangsa maupun rumpun Melayu, dalam bentuk seminar seperti mengundang tokoh-tokoh yang ahli pada bidang ini, sehingga menyebarkan mengenai Aksara Jawiitu sendiri.
Cara pemakaian Aksara Jawi
Hasyim Haji Musa beristilah “menggunakan skrip Arab untuk mengeja teks berbahasa Melayu”
Pada pedoman penulisan Arab-Melayu yang pernah digunakan pada zaman kolonial Belanda, adalah karangan Dr. J.J. de Hollander, buku ini digunakan sebagai pedoman dalam kurun waktu cukup lama. Pada 1953, terbitlah buku “Hukum Edjaan Tulisan Arab” Karangan Joenoes St. Madjolelo. Adapun isinya sebagai berikut:
1. Mengenal Huruf Arab-Melayu
2. Cara menuliskan kata-kata
3. Pemakaian huruf bantu untuk suku akhir
4. Huruf Saksi
5. Pemakaian huruf khusus
6. Bunyi Luncur
7. Kata berimbuhan dan kata yang bersuku tiga atau lebih
8. Sufik an, kan, dan i
9. kata ganti empuya ku, mu dan nya
10. Dari hal e dan a
Dibutuhkan upaya sungguh-sungguh, serius, terencana, terus-menerus, dan mengembangkan keahlian-keahlian tulisan apalagi pada masyarakat Minangkabau dan pengambilan kebijakan pada tingkat daerah, nasional, dan regional. Semenjak diperkenalkannya kurikulum “muatan lokal, hasrat untung mengetahui dan mempelajari Aksara Jawi semakin meningkat, sehingga terlahirlah mata pelajaran “Baca Tulis Tulisan Arab” pada beberapa daerah di Sumatera Barat, hingga saat ini.
M Pramono, H Yusuf, HN Hidayat, 2018 “BAHASA MELAYU DAN MINANGKABAU DALAM KHAZANAH BAHASA MINANGKABAU”
https://scholar.archive.org/work/jlcr3lcorvalbgmzdgoibazuwm/access/wayback/https://journal.unilak.ac.id/index.php/pb/article/download/1483/1136
F Yulika,2012 “PERANAN TULISAN JAWI (ARAB-MELAYU) DALAM BUDAYA MINANGKABAU”
https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=wKZ6DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA201&dq=aksara+jawi+minangkabau&ots=ozRwfWCQtP&sig=21X5pF7KCCC_gsEkpq6-qX07zPA
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































