TasikmalayaKab– Pasca terjadinya bencana tanah longsor yang memutuskan akses jalan Dusun Harentang-Leuwihalang, Camat Pagerageung bersama unsur pemerintah dan masyarakat buka akses jalan tepatnya di Jalan Harentang-Leuwihalang Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Jum’at (19/12/2025).
Camat Pagerageung, Nandang Heryana mengatakan, untuk memulihkan akses jalan desa pihaknya bersama masyarakat bergerak cepat membuka akses jalan yang tertutup pasca terjadinya bencana longsor.
Dengan menggunakan peralatan manual seadanya seperti cangkul, Camat Nandang memimpin warga untuk membuka akses jalan demi memperlancar kembali akses transportasi antar desa. Pembukaan akses jalan ini dilakukan secara gotong royong sebagai langkah awal sebelum alat berat tiba di lokasi untuk membuat akses jalan permanen.
Meski tidak memakan korban jiwa, menurut Nandang, dampak longsor ini meluas hingga menghambat aktivitas warga dan akses vital menuju layanan pendidikan terutama ke RA At-Tarbiyah Leuwihalang, akses ke Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya dan Kampus IAILM Suryalaya serta pusat perekonomian seperti pasar warudoyong, termasuk para guru yang akan mengajar ke SDN Leuwihalang.
Camat Nandang sangat bangga atas kekompakan warga dalam bergotong royong. Ia mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh unsur, juga kepada warga yang telah menghibahkan lahan untuk jalan.
“Terimakasih unsur Muspika, Kepala Desa Guranteng bersama perangkat, tokoh Masyarakat, tokoh agama, juga seluruh warga dari Dusun Leuwihalang dan Dusun Harentang, yang telah menyisihkan waktu dan tenaga untuk membuka akses jalan alternatif ini. Terimakasih kepada pak Hendra yang telah mewakafkan lahannya untuk jalan umum, semoga menjadi pahala kebaikan.” Ungkapnya.
Sementara itu, Camat Nandang menegaskan bahwa jalan ini sifatnya alternatif sehingga belum maksimal masih tanah dan licin. Untuk itu dirinya mengingatkan agar para pengguna jalan lebih berhati-hati, apalagi kalau turun hujan.
Atas prakarsa Camat beserta warga kini aktifitas warga pun kini berangsur membaik. Seperti halnya disampaikan tokoh masyarakat Dusun Leuwihalang H. Oding Hernadi. Kendati demikian menurut nya, jalan baru yang dibuka sepanjang 280 meter itu dengan alat sederhana masih bersifat sementara dan baru bisa di lintasi kendaraan Roda Dua (R2).
“Meskipun dengan peralatan terbatas, kami bersama Pa Camat, unsur pemerintah Kecamatan dan Desa serta warga masyarakat tetap berupaya untuk memaksimalkan pekerjaan ini, agar akses jalan segera bisa dilewati dengan menggunakan roda dua yang kedepannya bisa normal kembali bisa dilewati kendaraan roda empat (R4),” ujarnya.
Saat ini, akses tersebut sudah mulai pulih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, dan masyarakat sudah dapat beraktivitas seperti biasa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































