Bengkulu — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu menghadiri kegiatan Pisah Sambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Senin (22/12).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka serah terima kepemimpinan dari Raden Imam Jati Prabowo kepada Maden Nur Hepi Juniartha sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri para pimpinan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Bengkulu.
Kehadiran Kalapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu merupakan bentuk dukungan serta komitmen dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-UPT di lingkungan ASN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Melalui momentum pisah sambut ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antar instansi, serta kesinambungan program dan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan organisasi.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan keluarga besar Imigrasi dan Pemasyarakatan Bengkulu.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































