Tangerang Selatan — Upaya meningkatkan literasi kewirausahaan sejak dini diwujudkan oleh mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Asrama Yatim Dhuafa Ishlahul Hayat 1. Dengan judul “FUN-TREPRENEUR: Pengembangan Jiwa Wirausaha Anak Usia 5-12 Tahun melalui Edukasi Kreatif dan Menyenangkan”, program ini menghadirkan pelatihan pembuatan gelang, kalung, dan gantungan kunci dari manik-manik sebagai media belajar yang interaktif.
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 9 November 2025 dan diikuti oleh anak-anak usia 5–12 tahun yang tinggal di asrama. Sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik, para peserta diajak mengenal nilai jual produk sederhana, mengasah kreativitas, sekaligus memahami bahwa keterampilan dapat menjadi peluang usaha yang menguntungkan di masa depan.
Ketua pelaksana menyampaikan bahwa FUN-TREPRENEUR dirancang untuk memberi pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berorientasi pada pembentukan mental kewirausahaan.
“Anak-anak sangat antusias. Kami ingin menanamkan bahwa kreativitas bisa menjadi peluang bernilai. Dengan kegiatan ini, mereka belajar sambil berkarya, lalu menyadari bahwa produk buatan mereka dapat memiliki nilai jual,” ujar Elsa.

Sementara itu, pengurus Asrama Yatim Dhuafa Ishlahul Hayat 1 menyampaikan rasa terima kasih atas terlaksananya kegiatan.
“Anak-anak sangat senang. Mereka aktif, kreatif, dan merasa bangga menghasilkan karya sendiri.” ungkap salah satu pengurus asrama.” ujar Dewi
Penyampaian Materi Kewirausahaan Dasar dan Ice Breaking
Anak-anak diberikan edukasi sederhana tentang apa itu wirausaha melalui cerita, ilustrasi, dan contoh produk yang bisa dijual. Mereka diajak berdiskusi tentang barang yang biasa dibeli, bagaimana proses membuatnya, dan mengapa sebuah produk memiliki harga. Bahasa yang digunakan ringan agar mudah dipahami sesuai usia peserta.
Demo dan Praktik Pembuatan Kerajinan Manik-Manik
Mahasiswa memperagakan cara menyusun manik-manik menjadi gelang, kalung, dan gantungan kunci. Mereka menjelaskan langkah-langkahnya mulai dari pemilihan warna, pola, hingga teknik merangkai agar tidak mudah putus. Anak-anak diperbolehkan bertanya dan mencoba satu per satu tahapan yang dicontohkan.
Peserta dibagi menjadi kelompok kecil dan mulai merangkai manik-manik sesuai kreativitas masing-masing. Mahasiswa mendampingi secara bergiliran, membantu anak-anak yang kesulitan dalam memasukkan tali, menentukan komposisi warna, atau merapikan hasil karya. Suasana penuh semangat dan saling menyemangati antar peserta.
Penutup
Program FUN-TREPRENEUR diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan antara kampus dan lembaga sosial. Melalui PKM, Universitas Pamulang berkomitmen menyebarkan dampak positif, meningkatkan potensi anak-anak yatim dhuafa, serta mendukung optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































