Bantul, 9 Januari 2026 – Siswa kelas 9A MTsN 6 Bantul hari ini mengikuti sosialisasi pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme (STOP BULLYING) yang diselenggarakan di Mushola Al-Hikmah. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya paham intoleransi dan radikalisme.
Pembawa materi, Bapak Tama dari Mabes Polri DIY, menyampaikan bahwa intoleransi dan radikalisme dapat membawa dampak buruk bagi individu dan masyarakat. “Intoleransi dan radikalisme dapat menyebabkan perpecahan dan kekerasan, sehingga kita harus waspada dan mencegahnya,” ujar Bapak Tama.
Siswa-siswa kelas 9A ini sangat antusias mengikuti sosialisasi ini dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan topik yang dibahas. “Saya sangat senang bisa belajar tentang bahaya intoleransi dan radikalisme. Saya akan berusaha untuk menjadi siswa yang toleran dan tidak terlibat dalam kegiatan yang tidak baik,” ujar Nabila,satu siswa kelas 9A.
Kepala Madrasah, Sugiyono, menambahkan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya paham intoleransi dan radikalisme. “Kami ingin siswa-siswa kami menjadi generasi yang toleran, berakhlak mulia, dan tidak terlibat dalam kegiatan yang tidak baik,” ujar Sugiyono.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswa MTsN 6 Bantul tentang bahaya paham intoleransi dan radikalisme, serta mendorong mereka untuk menjadi generasi yang lebih baik.(Fau/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































