Mojokerto, (12/1/2026) — Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlokasi di Desa Pandanarum, Kabupaten Mojokerto. Program ini dilaksanakan oleh Kelompok R1 Sub Kelompok 6, dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Thesna Widya Fandhyta, S.IP., M.A.P.
Program kerja ini dirancang setelah mahasiswa melakukan pengamatan lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat serta Bapak Mochammad Baihaqi sebagai Kepala Seksi Pelayanan. Hasilnya menunjukkan bahwa fasilitas pendukung di Desa Pandanarum masih terbatas, terutama dalam hal penerangan di sekitar balai desa dan area sekitarnya yang masih kurang memadai, terutama pada malam hari. Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keamanan serta menghambat aktivitas masyarakat pada malam hari. Selain itu, minimnya sarana penyaluran aspirasi warga secara efektif menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam menyerap masukan masyarakat.
Menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Untag Surabaya menghadirkan inovasi teknologi tepat guna berupa Lampu Sensor Otomatis yang terintegrasi dengan Kotak Saran Digital. Lampu sensor otomatis dirancang untuk menyala secara otomatis ketika mendeteksi pergerakan di sekitarnya, sehingga mampu menghemat energi sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan desa.
Sementara itu, kotak saran digital dikembangkan sebagai media partisipasi masyarakat berbasis teknologi, yang memungkinkan warga menyampaikan kritik, saran, maupun aspirasi secara lebih praktis dan transparan. Melalui sistem ini, masyarakat tidak lagi terbatas pada kotak saran konvensional, tetapi dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan desa.
Ketua Sub Kelompok 6 menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang dengan konsep sederhana, murah, dan mudah dirawat, sehingga dapat terus dimanfaatkan oleh perangkat desa dan masyarakat setelah program KKN berakhir. “Kami ingin teknologi yang kami bawa benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Kepala Desa Pandanarum menyambut baik inovasi tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Untag Surabaya. Menurutnya, keberadaan lampu sensor otomatis sangat membantu meningkatkan penerangan di area balai desa, sementara kotak saran digital membuka ruang komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah desa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Untag Surabaya tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa berbasis partisipasi dan inovasi. Program ini menjadi bukti bahwa peran mahasiswa sebagai agen perubahan dapat diwujudkan melalui solusi sederhana namun berdampak langsung bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































