Bantul (MAN 4 Bantul) — Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-57 MAN 4 Bantul menghadirkan momen bersejarah melalui kegiatan Temu Alumni dan Sarasehan bertajuk “Kilas Balik MANEMBAYO”. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula MAN 4 Bantul dan menjadi ruang temu lintas generasi yang sarat makna, menghadirkan alumni dari berbagai angkatan dan fase perjalanan lembaga pendidikan tersebut.
Temu alumni ini mengundang para lulusan dari masa ketika MAN 4 Bantul masih bernama PGAL IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kemudian bertransformasi menjadi MAN LAB Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berlanjut sebagai MAN LAB UIN, hingga akhirnya dinegerikan oleh pemerintah dan dikenal sebagai MAN 4 Bantul. Rangkaian perubahan nama tersebut menjadi saksi perjalanan panjang institusi dalam membangun tradisi keilmuan dan karakter generasi muda.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (17/01/2026) ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sarasehan lintas generasi menjadi momentum yang telah lama dinantikan, karena membuka ruang berbagi pengalaman, refleksi sejarah, serta inspirasi antaralumni dan civitas akademika. Kenangan masa lalu berpadu dengan harapan masa depan, menjadikan acara ini tidak sekadar seremoni, melainkan peristiwa emosional yang menguatkan ikatan kekeluargaan.
Sudarsih, Koordinator Guru Bagian Acara Temu Alumni dari Panitia Harlah MAN 4 Bantul, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para alumni. “Kegiatan ini kami rancang sebagai ruang menyambung kembali benang sejarah MAN 4 Bantul. Antusiasme alumni luar biasa, ini membuktikan bahwa MANEMBAYO selalu hidup di hati para lulusannya,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan refleksi perjalanan panjang, Temu Alumni dan Sarasehan Kilas Balik MANEMBAYO menjadi penanda kuat bahwa MAN 4 Bantul terus melangkah maju tanpa melupakan akar sejarahnya. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































