Bekasi — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Bekasi menyelenggarakan tes minat dan bakat berbasis sidik jari bagi 450 siswa kelas X bekerja sama dengan Primagen.id. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membantu peserta didik mengenali potensi diri, kecenderungan minat, serta arah pendidikan yang sesuai sejak dini.
Tes dilaksanakan secara bertahap melalui proses pemindaian sidik jari setiap siswa. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis untuk memetakan berbagai aspek diri peserta, mulai dari potensi kecerdasan, karakter dasar, gaya belajar, hingga kecenderungan jurusan pendidikan yang relevan dengan kemampuan masing-masing siswa.
Pendampingan dalam Menentukan Arah Pendidikan
Salah satu konsultan Primagen menjelaskan bahwa tes ini dirancang sebagai sarana refleksi diri bagi siswa, khususnya pada fase penting dalam menentukan arah pendidikan dan masa depan.
“Banyak siswa memiliki potensi besar, namun belum sepenuhnya menyadarinya. Melalui tes sidik jari ini, kami membantu siswa mengenali kecenderungan alami yang mereka miliki agar lebih tepat dalam memilih jurusan dan merencanakan masa depan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa hasil tes tidak bersifat mutlak, melainkan sebagai data pendukung yang dapat dipadukan dengan peran guru dan orang tua dalam proses pengambilan keputusan.
“Tes ini bukan penentu tunggal, tetapi menjadi bahan diskusi yang sangat bermanfaat antara siswa, guru BK, dan orang tua,” tambahnya.
Respon Positif dari Pihak Guru
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons positif dari para guru MAN 1 Kabupaten Bekasi. Salah seorang guru menyampaikan bahwa tes minat dan bakat memberikan sudut pandang tambahan dalam memahami karakter serta potensi siswa secara lebih menyeluruh.
“Selama ini kami mengenal siswa dari nilai akademik dan pengamatan di kelas. Dengan adanya tes ini, kami memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi dan gaya belajar mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hasil tes dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendampingan berkelanjutan, khususnya dalam layanan bimbingan dan konseling.
“Harapannya, siswa menjadi lebih percaya diri terhadap potensi yang dimiliki, dan guru dapat memberikan arahan yang lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing siswa,” lanjutnya.
Dukungan dan Apresiasi dari Kepala Sekolah
Kepala MAN 1 Kabupaten Bekasi, Ibu Imma Nur Faida, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tes minat dan bakat yang difasilitasi oleh Primagen.id.
Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini, terutama dalam membantu siswa memahami potensi diri dan menyusun rencana pendidikan secara lebih terarah.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Primagen.id ini. Program ini membantu siswa mengenali minat dan bakat mereka sekaligus memberikan gambaran jurusan pendidikan yang paling sesuai untuk dipilih ke depannya,” tutur Ibu Imma.
Ia juga menyoroti masih adanya siswa yang menentukan pilihan jurusan berdasarkan pengaruh lingkungan, seperti mengikuti teman atau dorongan orang tua, tanpa mempertimbangkan potensi diri secara matang.
“Dengan adanya tes seperti Primagen ini, sekolah memiliki alat bantu tambahan yang lebih objektif untuk mendampingi siswa dalam mengambil keputusan penting terkait pendidikan dan masa depan mereka,” tambahnya.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kabupaten Bekasi berharap para siswa dapat mengenali potensi terbaik yang dimiliki serta menyusun strategi belajar dan perencanaan pendidikan secara lebih matang. Kolaborasi antara pihak sekolah dan Primagen.id ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan proses pendidikan yang lebih personal, terarah, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara optimal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































