LAHAT — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat melaksanakan kegiatan persiapan penanaman melon yang dilaksanakan oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) sebagai tindak lanjut dari Zoom Meeting bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian (26/01/2026).
Kegiatan persiapan tersebut diikuti oleh Dodiyanto selaku Kepala Subseksi Pengelolaan Hasil Kerja, Rully Hadi Kurniawan selaku Kepala Subseksi Sarana Kerja, serta Nekson Iskandar selaku Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja). Dalam pelaksanaannya, jajaran Giatja melakukan peninjauan dan penataan lahan, pengecekan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, serta perencanaan teknis penanaman guna memastikan kegiatan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Persiapan penanaman melon ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia serta memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan, khususnya dalam bidang pertanian hortikultura. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan yang produktif sekaligus bernilai ekonomi, sehingga mampu mendukung kesiapan warga binaan saat kembali ke masyarakat.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, Amd.Ip., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Lahat dalam menindaklanjuti arahan pimpinan dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian. “Persiapan penanaman melon ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan kegiatan kerja yang terarah dan berkelanjutan, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Lahat berharap program penanaman melon dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan memberikan hasil yang optimal, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembinaan kemandirian warga binaan yang produktif, berdaya guna, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































