Bantul (MTsN 9 Bantul) — MTsN 9 Bantul melaksanakan upacara bendera rutin pada hari Senin sebagai sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan bagi seluruh warga madrasah pada Senin (26/01/2026). Upacara yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan tertib dan khidmat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Dwiyanti menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya sikap saling bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan bahwa tanggung jawab tidak hanya berkaitan dengan tugas pribadi, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap tugas bersama, menjaga fasilitas sekolah, menaati tata tertib, serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
“Setiap siswa memiliki peran dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Tanggung jawab bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujar pembina upacara dalam sambutannya.
Selain itu, pembina upacara juga mengajak seluruh peserta untuk membiasakan sikap disiplin, jujur, dan amanah sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar yang berakhlak mulia. Melalui upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai nasionalisme dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter tanggung jawab dan kerja sama.
Melalui kegiatan upacara bendera hari Senin ini, MTsN 9 Bantul terus berkomitmen untuk membentuk generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya lingkungan madrasah yang berkarakter dan berprestasi. (fth)Bottom of Form
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































