Bantul (MTsN 6 Bantul) – Kedisiplinan menjadi hal utama di MTsN 6 Bantul. Hal ini terlihat dari kekompakan Tim piket Selasa yang sigap menyambut kedatangan para siswa di hall utama madrasah sejak pagi, Selasa (13/1/2026).
Tim yang terdiri dari Rina Harwati, Wiwik Muslimatun, Siti Kamidah, Novara, Sulasri, dan Dwi Hidayati ini sudah berjajar rapi pada pukul 06.30 WIB.
Mereka tidak hanya berdiri menyambut, tetapi juga memastikan setiap siswa memulai hari dengan standar etika dan kerapian yang tinggi. ”Kami menyambut kedatangan siswa dengan prinsip senyum, sapa, dan salam, sembari melakukan pengecekan mendetail terhadap kerapian pakaian mereka,” ungkap Dwi Hidayati, salah satu anggota tim piket.
Tugas tim piket tidak berhenti di gerbang saja. Fokus beralih ke pembinaan spiritual saat pelaksanaan salat duha berjamaah. Dwi menjelaskan bahwa pendampingan di musala lantai atas bagi siswa putri menjadi krusial untuk menjaga kekhusyukan. Petugas secara aktif mengatur shaf dan memberikan bimbingan agar gerakan salat siswa senantiasa mengikuti imam dengan tertib.
Di sisi lain, perhatian juga diberikan kepada siswa yang sedang berhalangan ibadah (uzur). Petugas khusus memastikan siswa tetap produktif dengan melantunkan Asmaul Husna secara baik serta melakukan pengecekan jumlah kehadiran.
Siti Kamidah, selaku Ketua Rumpun Agama yang turut bertugas, menegaskan pentingnya kehadiran guru di tengah-tengah siswa saat beribadah. “Siswa memerlukan pendampingan berkelanjutan agar ketertiban dalam salat dapat menjadi kebiasaan yang melekat,” tuturnya.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi tinggi terhadap totalitas tim piket. Menurutnya, proses penyambutan siswa di pagi hari adalah instrumen penting dalam membentuk karakter anak didik.
”Penertiban kehadiran di pagi hari adalah pondasi utama. Jika di awal saja sudah tertib, maka ketertiban dalam aktivitas keseharian lainnya di madrasah akan lebih mudah terbentuk,” tegas Sugiyono.
Melalui konsistensi ini, MTsN 6 Bantul berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan akhlakul karimah yang kuat. (rin)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































