Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul kembali menggelar upacara bendera rutin setiap hari Senin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan nasionalisme warga madrasah. Pada Senin (02/02/2026), upacara bendera dilaksanakan di halaman MAN 4 Bantul dan diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang terus dijaga oleh madrasah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Mardiastuti, guru Fisika MAN 4 Bantul, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan Program Adiwiyata yang telah dicanangkan madrasah. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak sekadar menjadikan Adiwiyata sebagai program formal, tetapi sebagai budaya hidup sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga kepedulian terhadap kelestarian alam.
Upacara kali ini juga terasa berbeda dari biasanya. Selain rangkaian upacara yang berjalan tertib, terdapat penambahan ikrar janji siswa yang diikuti dengan penuh kesungguhan oleh seluruh peserta didik. Tak hanya itu, upacara juga dimeriahkan dengan penyanyian lagu “Rukun Sama Teman” karya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang sarat dengan pesan persatuan, toleransi, dan persahabatan antar sesama.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, dalam keterangannya menyampaikan bahwa upacara bendera merupakan media strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa. “Upacara bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan nasionalisme, serta penginternalisasian program unggulan madrasah seperti Adiwiyata dan penguatan profil pelajar,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan upacara yang sarat makna ini, MAN 4 Bantul berharap seluruh warga madrasah semakin memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan, menjunjung nilai kebersamaan, serta menumbuhkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































