Bengkulu — Keceriaan dan tawa polos anak-anak memenuhi halaman Masjid Nurul Iman saat mereka mengikuti kegiatan IMC Goes To TPQ, sebuah agenda edukatif bertema pengenalan makna Ramadhan yang dikemas ringan, menyenangkan, dan penuh nilai. Melalui nonton bareng (nobar) film, cerita inspiratif, permainan edukatif, serta kegiatan pohon harapan, anak-anak diajak memahami Ramadhan dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.
Kegiatan ini diinisiasi oleh IMC (Intellectual Moslem Community) FISIP UNIB, lembaga dakwah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu, dan dilaksanakan bersama anak-anak TPQ di lingkungan Masjid Nurul Iman. Sejumlah pengurus IMC hadir langsung mendampingi kegiatan, di antaranya M. Ridho Setiawan, R.B. Muh. Khairu Muzakki, M. Adrian Nastiar, Aisyah Fitria Yolanda Lubis, Nurmarlisa, Ranti Juniarti, Bemby Putra Hangggara, dan Taufik Hidayat.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan penuh empati, anak-anak dikenalkan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi momentum untuk belajar sabar, berbuat baik, saling berbagi, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Film yang ditonton bersama menjadi pintu masuk diskusi ringan, sementara games dan pohon harapan memberi ruang bagi anak-anak mengekspresikan cita-cita dan doa mereka di bulan suci.
Ketua Bidang Pembinaan Generasi Muda, Perempuan, dan Anak DKM Masjid Nurul Iman, Rahmadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan kreatif seperti ini sangat efektif dalam menanamkan nilai keislaman sejak dini. “Anak-anak perlu dikenalkan Ramadhan dengan cara yang menyenangkan. Ketika mereka bahagia di masjid, di situlah benih cinta terhadap agama tumbuh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DKM Masjid Nurul Iman, Faisal Eriza. Ia menilai kolaborasi masjid dan mahasiswa menjadi contoh nyata sinergi dakwah lintas generasi. “Masjid harus hidup dengan kegiatan anak-anak. Kehadiran kakak-kakak mahasiswa ini menjadi inspirasi dan teladan yang baik bagi adik-adik TPQ,” kata Faisal.
Sementara itu, Pembina IMC FISIP UNIB, Ibu Ika Pasca, menegaskan bahwa dakwah kampus harus membumi dan memberi dampak langsung ke masyarakat. “Mahasiswa belajar menjadi agen perubahan, dan anak-anak mendapatkan nilai-nilai kebaikan. Ini proses belajar dua arah yang sangat bermakna,” tuturnya.
Ketua Umum IMC FISIP UNIB 2026, M. Ridho Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi besar IMC dalam membina generasi Al-Fikri yang berakhlak dan berdaya. “Kami ingin Ramadhan dikenang anak-anak sebagai bulan yang membahagiakan. Setiap langkah kecil menuju kebaikan adalah bagian dari perjalanan besar menuju surga,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan ditutup dengan doa bersama. Tawa, cerita, dan harapan yang tercipta hari itu menjadi bekal berharga bagi anak-anak dalam menyambut Ramadhan dengan hati yang gembira dan penuh iman.(IH)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































