Yogyakarta – Madrasah Aliyah Negeri 1 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan ko-kurikuler berupa Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dan Produksi Video Kreatif bagi murid kelas XI pada Kamis (11/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas XI dengan pendampingan guru dan menjadi bagian dari penguatan literasi serta kreativitas murid.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya madrasah untuk mengembangkan kemampuan literasi ilmiah sekaligus kreativitas murid di era digital.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap murid MAN 1 Yogyakarta tidak hanya mampu menulis karya ilmiah dengan baik, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara kreatif melalui media video. Keduanya merupakan keterampilan penting yang dibutuhkan di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Apriyata Dzikry R., S.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kemampuan komunikasi dan publikasi karya murid.
“Di era informasi seperti sekarang, kemampuan menyampaikan ide secara menarik dan komunikatif sangat penting. Kami berharap murid mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas sekaligus mengemasnya dalam bentuk konten kreatif yang inspiratif,” ungkapnya.
Memasuki sesi inti pada pukul 09.00–11.00 WIB, kegiatan dibagi menjadi dua pelatihan utama. Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dilaksanakan di Perpustakaan lantai 2 dengan narasumber R. Toto Sugiharto, sementara pelatihan Produksi Video Kreatif dilaksanakan di gedung SBSN dengan narasumber Tedi Kusyairi.
Dalam pemaparannya, R. Toto Sugiharto menekankan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah merupakan bekal penting bagi murid dalam mengembangkan pola pikir yang kritis dan sistematis.
“Menulis karya ilmiah melatih murid untuk berpikir logis, sistematis, serta berbasis data dan fakta. Dengan keterampilan ini, murid dapat menuangkan ide dan gagasan mereka secara terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Sementara itu, Tedi Kusyairi menyampaikan bahwa produksi video kreatif dapat menjadi sarana bagi murid untuk mengekspresikan ide dan menyampaikan pesan secara lebih menarik.
“Konten video saat ini menjadi media yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi. Dengan memahami teknik dasar produksi video, murid dapat membuat karya yang kreatif, informatif, dan memiliki nilai edukatif,” tuturnya.
Setelah sesi pelatihan, murid melanjutkan penyelesaian tugas Studi Budaya secara berkelompok mulai pukul 11.00–11.30 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan setelah istirahat dan salat zuhur berjamaah hingga pukul 13.40 WIB dengan pendampingan guru.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Yogyakarta berharap murid dapat semakin terampil dalam mengembangkan literasi ilmiah sekaligus kreativitas dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran dan publikasi karya. (mut)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































