Tiktok merupakan platfrom digital yang berisi konten-konten hiburan. Dahulunya tiktok berisi konten-konten hiburan seperti joget-joget dan dance yang dimana hal tersebut hanya untuk hiburan semata. Tiktok sendiri kini lebih diminati daripada platform media sosial lainnya. Tiktok merupakan platfrom sosial media yang kini di gandrungi oleh berbagai kalangan mulai dari anak kecil hingga dewasa. Jika digunakan dengan baik maka akan bermanfaat untuk diri kita. Banyak sekali konten-konten tiktok yang sangat mengedukasi terutama di kalangan remaja dan ibu-ibu yang dimana konten yang dapat mengedukasi mereka untuk menambah ilmu. Dahulu tiktok hanya berisi konten-konten hiburan saja. Para konten kreator membuat konten-konten yang tak hanya dapat menghibur para pengguna tiktok tetapi kini para konten kreator tiktok berlomba-lomba untuk menciptakan konten-konten yang dapat mengedukasi. Dari fenomena tersebut kini tiktok bukan lagi sekedar untuk hiburan semata akan tetapi, memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Berdasarkan survei terbaru dari APJII tahun 2025, TikTok menjadi media sosial paling populer di Indonesia dengan persentase pengguna sekitar 35%, yang dimana angka tersebut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Posisi berikutnya ditempati YouTube dan Facebook, namun keduanya mengalami penurunan jumlah pengguna. Sementara itu, Instagram dan X (Twitter) berada di bawahnya dengan persentase yang lebih kecil, dan hampir semua platform selain TikTok menunjukkan tren penurunan. Popularitas TikTok terlihat merata pada laki-laki dan perempuan, bahkan lebih tinggi pada pengguna perempuan. Platform tiktok ini juga sangat dominan di kalangan generasi muda seperti Gen Z dan milenial, sedangkan generasi yang lebih tua cenderung lebih memilih YouTube. Selain itu, survei menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia rata-rata dapat menghabiskan waktu sekitar 1–2 jam per hari untuk menggunakan media sosial. Hal ini menegaskan bahwa media sosial, khususnya TikTok, memiliki peran besar dalam aktivitas digital sehari-hari masyarakat. (Kompas,com. 2025)
Tiktok saat ini banyak digandrungi oleh berbagai kalangan karena tiktok sendiri terletak pada kemampuannya dapat menyajikan informasi dalam format yang ringkas dan dapat mudah dipahami oleh para viewers. Tiktok memiliki banyak keunggulan dari media sosial lainnya melalui konten edukasi dengan durasi yang singkat pengguna mendapatkan informasi dan ilmu baru dari konten yang disajikan. Yang dimana hal tersebut menjadi proses belajar yang lebih praktis dan menyenangkan yang kini lebih digemari oleh generasi muda di era digital karena dipadu padankan dengan visual dan grafik yang lucu dan menyenangkan serta tentunya ide yang berbeda di setiap konten-konten yang disajikan.
Dahulu tiktok hanya menjadi hiburan belaka akan tetapi, kini tiktok ber transformasi menjadi konten edukasi yang dimana didalamnya menyajikan konten-konten berupa tips belajar yang dapat berguna dari siswa hingga mahasiswa yang dimana terutama untuk mahasiswa yang paling banyak populer dicari yaitu tips and trik mengerjakan skripsi yang dimana konten-konten tersebut sangat bermanfaat bagi para mahasiswa. Selain itu, terdapat konten sejarah yang disajikan oleh beberapa konten kreator tiktok tersebut yang dimana dari konten tersebut memuat mengenai sejarah- sejarah yang dapat menambah pengetahuan kita tanpa mengunjungi situs atau hal yang tidak bisa memperoleh informasi secara langsung tetapi, melalui tiktok dapat mengetahui berbagai sejarah tersebut. Dan konten edukasi lainnya seperti teknologi, masak memasak, kesehatan dan lain sebagainya.
Para konten kreator berlomba- lomba untuk menyajikan konten yang dapat mengedukasi para pengguna dan juga berinovasi agar konten yang mereka buat dapat menarik para pengguna sehingga konten yang disajikan dapat bermanfaat. Konten kreator tiktok berusaha memuat konten edukatif yang informatif agar informasi yang ingin disampaikan agar dapat menarik dan dapat diterima baik oleh para pengguna sehingga konten tersebut akan viral dan banyak yang melihat dan banyak juga yang mendapatkan informasi tersebut. Dengan isi konten yang dapat memudahkan para pengguna untuk memahami isi dari konten tersebut merupakan aspek yang sangat penting karena informasi yang jelas serta dapat dipahami membuat konten tersebut dapat bermakna dan dapat terus dapat mengembangkan konten-konten edukatif tersebut dengan lebih inovatif.
Plafrom media sosial yaitu tiktok memiliki manfaat bagi literasi digital untuk para pengguna tiktok dapat menambah wawasan dengan cepat dengan konten- konten yang mengedukasi para pengguna. Disaat seperti bulan puasa banyak ibu-ibu yang menggunakan tiktok untuk mencari resep untuk membuat kue nastar dan kue lebaran lainnya hal tersebut dapat menambah wawasan dengan cepat untuk pengguna dengan para konten kreator yang menyajikan konten yang menarik. Selain itu, tiktok juga dapat meningkatkan minat belajar siswa yang dimana dari konten edukasi belajar seperti bagaimana cara organ tubuh berfungsi di tiktok disajikan dengan konten animasi yang dapat meningkatkan minat belajar karena menggunakan animasi yang menarik untuk anak-anak tak hanya anak-anak dewasa pun tertarik dengan konten tersebut.
Selain itu, tiktok juga dapat melatih kemampuan memahami informasi digital. Dengan konten- konten berupa informasi para pengguna dapat mencari tahu faktanya terlebih dahulu untuk mengetahui kebenarannya dengan mengscroll komen untuk memastikan kebenaran berita tersebut. Didalam tiktok tidak semua berita memiliki informasi yang benar dan aktual tetapi, terdapat informasi yang hoaks. Dari konten tiktok yang disajikan dapat meningkatkan kreativitas pengguna dengan mendapatkan informasi yang mengedukasi sehingga para pengguna berinovasi sehingga kreativitas mereka dapat terasah melalui konten tiktok tersebut.
Dari konten yang mengedukasi tersebutu terdapat tantangan dan resiko yang sering dihadapi oleh pengguna yang dimana tidak semua konten yang berisi informasi tersebut valid sesuai dengan kenyataan akan tetapi, seringkali terdapat informasi hoaks. Oleh karena itu, sebagai pengguna harus bersikap kritis jika terdapat konten yang tidak sesuai maka sebagai pengguna harus bersikap kritis tentunya dengan komentar yang positif dan kritikan yang dapat membangun. Sebagai pengguna tiktok harus mampu memilih dan memilah konten-konten yang baik dan dapat mengedukasi kita. Dengan bijak dalam menggunakannya maka tiktok tidak akam menjadi boomerang untuk kita namun, jika sebaliknya maka hal tersebut akan menjadi boomerang untuk kita dan juga akan mendapatkan informasi yang hoaks.
TikTok kini tidak lagi sekedar menjadi media hiburan akan tetapi, telah berkembang menjadi sarana edukasi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Melalui konten-konten yang informatif, menarik, dan mudah dipahami, pengguna dapat memperoleh pengetahuan secara cepat dan praktis. Namun, di balik manfaat tersebut, tetap diperlukan sikap kritis dan bijak dalam menyaring informasi agar terhindar dari hoaks. Dengan penggunaan yang tepat, TikTok dapat menjadi media pembelajaran yang efektif sekaligus mendukung peningkatan wawasan dan kreativitas di era digital.
Referensi : Survei Tiktok Jadi Media Sosial Terpopuler Di Indonesia. (2025, 13 Agustus). https://tekno.kompas.com/read/2025/08/12/09290097/survei-tiktok-jadi-media-sosial-terpopuler-di-indonesia
Hilmy Nadiyah Harits
Uin Siber Syekh Nurjati Cirebon
Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































