Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi, Muhammad Roihan Qowima, kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan mengikuti kegiatan International Conference Santri Mendunia Batch 4 melalui jalur fully funded. Program konferensi internasional tersebut yang diselenggarakan pada 10–15 Februari 2026 di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura, selama 6 hari 5 malam.
Keikutsertaan Muhammad Roihan Qowima dalam kegiatan ini sekaligus menjadi representasi mahasiswa UIN Bukittinggi dalam forum internasional yang mempertemukan para santri dan mahasiswa dari berbagai daerah untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis global.
Pada penyelenggaraan tahun ini, konferensi mengangkat tema “Global Sharia Economy” atau Ekonomi Syariah Global. Tema tersebut menjadi fokus utama diskusi yang membahas peluang, tantangan, serta perkembangan ekonomi berbasis syariah dalam menghadapi dinamika ekonomi dunia yang semakin kompleks.
Muhammad Roihan Qowima menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan tersebut melalui jalur fully funded. Menurutnya, program ini menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, serta memperdalam pemahaman terkait perkembangan ekonomi syariah di tingkat global.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Forum internasional seperti ini memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan baru, khususnya dalam memahami bagaimana perkembangan ekonomi syariah di berbagai negara,” ungkapnya.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, para delegasi mengikuti berbagai agenda seperti forum konferensi, diskusi lintas negara, serta pertukaran gagasan yang membahas implementasi dan potensi pengembangan ekonomi syariah di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai mahasiswa UIN Bukittinggi, Roihan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jejaring akademik serta bertukar pandangan dengan peserta dari berbagai latar belakang. Interaksi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi di masa mendatang, khususnya dalam pengembangan kajian ekonomi syariah di tingkat internasional.
Roihan berharap pengalaman yang ia peroleh selama mengikuti konferensi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta berani berpartisipasi dalam forum-forum internasional.
“Semoga pengalaman ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi di tingkat global,” tuturnya.
Partisipasi Muhammad Roihan Qowima dalam International Conference Santri Mendunia Batch 4 menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa UIN Bukittinggi mampu berperan aktif dalam forum internasional serta turut mengambil bagian dalam pengembangan wacana ekonomi syariah global di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































