Dosen dan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon melaksanakan kegiatan observasi lapangan ke TK Alam Aceh Tengah dalam rangka memahami implementasi kurikulum pendidikan anak usia dini secara lebih kontekstual.
Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Dasar-Dasar Kurikulum yang diampu oleh Bapak Dr. Al Musanna, M.Ag. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diarahkan untuk tidak hanya melihat praktik pembelajaran secara umum, tetapi juga mencoba membaca pola, pendekatan, serta nilai-nilai yang mendasari setiap aktivitas yang dilakukan di lingkungan sekolah.
Sejak awal kedatangan, suasana yang terlihat sudah memberikan kesan yang berbeda. Lingkungan belajar tidak dibatasi secara kaku oleh ruang kelas, dan interaksi antara anak-anak berlangsung secara alami. Tidak ada tekanan yang terlihat dalam proses belajar, sehingga muncul pertanyaan dalam benak—bagaimana sebenarnya kurikulum bekerja dalam situasi seperti ini?
Salah satu hal yang menjadi fokus pengamatan adalah kebijakan sekolah yang tidak mewajibkan penggunaan seragam. Anak-anak hadir dengan pakaian bebas, sesuatu yang pada awalnya terasa bertolak belakang dengan kebiasaan di sekolah formal. Dalam pengamatan lebih lanjut, kondisi ini justru memperlihatkan bahwa anak-anak tampak lebih nyaman, tidak canggung, dan lebih mudah berbaur dengan lingkungan sekitarnya.
Dari situ, mulai muncul pemahaman bahwa aspek kenyamanan dan kebebasan anak bukanlah hal yang terpisah dari kurikulum, melainkan bagian dari strategi pembelajaran itu sendiri. Kurikulum tidak selalu hadir dalam bentuk aturan tertulis yang terlihat jelas, tetapi juga tercermin dalam bagaimana lingkungan belajar dibentuk.
Proses pembelajaran yang diamati juga menunjukkan pendekatan yang berbeda. Anak-anak lebih banyak terlibat dalam aktivitas bermain, eksplorasi lingkungan, serta interaksi sosial dengan teman sebaya. Pada tahap awal pengamatan, kegiatan tersebut terlihat seperti aktivitas spontan tanpa arah yang jelas. Namun setelah diamati secara lebih mendalam, setiap aktivitas ternyata memiliki tujuan tertentu, meskipun tidak selalu disampaikan secara eksplisit.
Misalnya, kegiatan bermain di luar ruangan tidak hanya melatih fisik anak, tetapi juga membangun kemampuan sosial dan kemandirian. Begitu juga dengan interaksi sederhana antar anak, yang ternyata menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Dalam konteks ini, mahasiswa mulai menyadari bahwa kurikulum pada pendidikan anak usia dini tidak dapat sepenuhnya diukur dari seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi lebih pada bagaimana pengalaman belajar itu dialami oleh anak.
Di sisi lain, peran guru juga tampak berbeda dari yang selama ini dipahami. Guru tidak mendominasi kegiatan, melainkan lebih berperan sebagai pendamping yang mengarahkan secara halus. Intervensi dilakukan ketika diperlukan, namun tetap memberi ruang bagi anak untuk bereksplorasi secara mandiri.
Pengalaman observasi ini secara perlahan mengubah cara pandang mahasiswa terhadap konsep kurikulum. Apa yang sebelumnya dianggap sebagai sesuatu yang terstruktur dan tetap, ternyata dalam praktiknya bisa sangat fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi peserta didik.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran nyata tentang penerapan kurikulum, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berpikir lebih kritis dalam melihat hubungan antara teori dan praktik. Ada kesadaran bahwa memahami kurikulum tidak cukup hanya dari teks, tetapi perlu dilihat sebagai proses yang hidup di dalam lingkungan pendidikan.
Melalui observasi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif, serta memiliki kepekaan dalam merancang dan menerapkan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses dan pengalaman belajar anak.
Penulis: Seri Muliya, Mahasiswa IAIN Takengon
Npm 254207005,
PRODI Pendidikan Islam Anak Usia Dini semester 2
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




























































