Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, 16 Agustus 2025 – Kanaya Nabillah Lubis, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Diponegoro, menjalankan program kerja nyata “Pemetaan Komoditas Pertanian sebagai Dasar Perencanaan Pengembangan Pertanian” di wilayah binaan.
Dengan sasaran utama petani anggota Omah Tani, Kanaya melakukan distribusi peta tematik komoditas pertanian yang memvisualisasikan jenis, sebaran, dan potensi lahan. Dalam kegiatan ini, ia juga menyampaikan secara langsung kepada para petani mengenai pentingnya pemanfaatan peta sebagai dasar perencanaan, termasuk penentuan prioritas tanaman, diversifikasi usaha tani, dan perencanaan distribusi hasil. Pendekatan interaktif ini diapresiasi oleh para petani karena sangat konkret dan bermanfaat untuk memperkuat strategi pengembangan pertanian di desa.
Melalui program ini, diharapkan petani Omah Tani akan lebih adaptif dalam perencanaan usaha tani, meningkatkan produktivitas, dan mampu mengoptimalkan potensi lahan secara lebih terarah. Kanaya berharap model pemetaan ini dapat terus diimplementasikan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa sekitarnya dalam menyusun perencanaan pertanian berbasis data.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































