Selama ini banyak orang mengira serat hanya berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Padahal, manfaatnya jauh lebih luas. Hal ini dijelaskan oleh Rahma Putri Ardiyanti, S.Gz, Ahli Gizi di RSUM Ponorogo, dalam sebuah podcast. Menurutnya, serat membantu mengontrol gula darah, menurunkan kadar lemak darah, hingga memperbaiki mood.
Bagaimana bisa serat berhubungan dengan suasana hati?
Menurut Rahma, ketika serat sampai ke usus besar, serat akan dicerna oleh mikrobiota usus. Dari proses ini dihasilkan senyawa yang mampu memperkuat sistem imun sekaligus memberi sinyal positif ke otak. Dampaknya, tubuh terasa lebih sehat, stres berkurang, dan mood pun ikut membaik.
Hal ini sejalan dengan penelitian Anarosita et al., (2025) yang menyebutkan konsumsi sayuran kaya serat, berperan penting dalam menjaga kesehatan otak serta mengatur neurotransmitter. Efeknya, suasana hati menjadi lebih stabil dan risiko stres bisa ditekan.
Sayangnya, sebagian besar masyarakat Indonesia masih kekurangan asupan serat. Data Riskesdas 2013 menunjukkan 93,6% penduduk berusia 10 tahun ke atas, termasuk remaja, tidak cukup mengonsumsi sayur dan buah. Padahal, kebutuhan serat harian cukup jelas sekitar 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria. WHO juga merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi minimal 25 gram serat alami setiap hari.
Kemenkes juga menegaskan hal yang sama bahwa asupan serat cukup penting untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular, mulai dari diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan pencernaan. Berbagai sumber serat juga mudah dijangkau sehari-hari, seperti pir, stroberi, apel, pisang, bit, brokoli, ubi, lentil, biji chia, hingga sereal dan bubur gandum.
Dengan memperbanyak konsumsi makanan tersebut, tubuh tidak hanya lebih sehat secara fisik, tetapi juga lebih seimbang secara emosional. Jadi, mulai sekarang jangan anggap sepele serat. Serat bukan sekadar nutrisi tambahan, melainkan kunci penting untuk menjaga gula darah, menekan lemak, memperkuat imun, dan bahkan membuat hati lebih bahagia.
Daftar Pustaka
Anarosita, A. D. P., Badriyah, S., Sakrani, L. S., Verninda, M. R., & Susanti, R. N. (2025). Hubungan antara Pola Makan Sayur terhadap Peningkatan Kesehatan Otak dan Suasana Hati (Mood). Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 4(2), 141-148.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































