29 Oktober 2025 – BENGKULU — Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian yang digelar di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, Rabu (29/10). Kegiatan ini dipandu langsung oleh Pembina Kerohanian Rutan, Nanang Darmawan, yang membawakan materi tentang kisah umat terdahulu sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 163–165.
Dalam ceramahnya, Nanang menyampaikan kisah tentang Kaum Sabat (Ashabul Sabt), sekelompok Bani Israil yang mendapat azab dari Allah SWT karena melanggar perintah untuk tidak bekerja pada hari Sabtu. Mereka adalah para nelayan yang dilarang menangkap ikan pada hari itu, namun melakukan tipu daya dengan memasang jaring pada hari Jumat dan mengambil hasilnya pada hari Minggu.
“Perbuatan itu dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap perintah Allah, karena mereka mencoba menipu aturan-Nya,” ujar Nanang.
Kisah tersebut menggambarkan bagaimana Allah menguji ketaatan mereka. Pada hari Sabtu, ikan-ikan bermunculan dalam jumlah banyak, sedangkan di hari lain sulit ditemukan. Ujian ini menampakkan siapa yang benar-benar taat dan siapa yang melanggar.
Akibat perbuatan mereka, Allah murka dan mengubah mereka menjadi kera dan babi sebagai bentuk hukuman. Disebutkan dalam tafsir, yang muda menjadi kera dan yang tua menjadi babi, tanpa meninggalkan keturunan. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai peringatan bagi umat manusia agar tidak melanggar perintah Allah dan tidak menipu hukum-Nya.
Nanang juga menjelaskan bahwa masyarakat Kaum Sabat terbagi menjadi tiga golongan: mereka yang melanggar, mereka yang menegur, dan mereka yang diam. Golongan yang menegur mendapatkan keselamatan karena berusaha mencegah kemungkaran, sementara yang diam ikut menanggung akibat.
“Pelajaran penting dari kisah ini adalah agar kita tidak mencari-cari cara untuk melanggar aturan dan tidak berpura-pura taat. Ketaatan sejati datang dari keikhlasan dan ketundukan kepada Allah SWT,” jelas Nanang.
Kegiatan pembinaan kerohanian ini merupakan bagian dari program rutin Rutan Bengkulu untuk menumbuhkan kesadaran beragama di kalangan warga binaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memahami makna ketaatan terhadap perintah Allah.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Para warga binaan tampak mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, mengambil pelajaran dari kisah yang disampaikan sebagai bahan introspeksi diri selama menjalani masa pembinaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































