Bantul (MTs N 6 Bantul) – Guru Bahasa Jawa MTs N 6 Bantul mengikuti kegiatan PERAK (Pengajian Rutin Ahad Kliwon) yang merupakan salah satu program madrasah pada hari Minggu (09/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Ahad Kliwon dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat silaturahmi antarwarga madrasah dan orang tua wali murid.
Dalam kegiatan tersebut, para guru dan orang tua wali murid bersama-sama mendengarkan tausiyah dan memperdalam pemahaman keagamaan sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di madrasah. Melalui kegiatan PERAK ini, diharapkan semangat religius dan nilai-nilai karakter islami semakin tumbuh kuat di lingkungan MTs N 6 Bantul.
Kepala Madrasah, Sugiyono, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kegiatan PERAK merupakan bagian penting dari pembinaan spiritual bagi guru dan tenaga kependidikan agar dapat menjadi teladan bagi para siswa dalam mengamalkan ajaran Islam di kehidupan sehari-hari,” kata Sugiyono.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, guru-guru MTs N 6 Bantul terus berkomitmen mendukung program-program madrasah yang berorientasi pada penguatan nilai keagamaan dan karakter islami. (frd/sps)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































