Pelaksanaan PKKM Tingkat Madrasah Ibtidaiyah di MIS Ar-Raudhotun Nur Dorong Profesionalisme Kepala Madrasah dan Mutu Kepemimpinan
Garut, 18 November 2025 — Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah atau PKKM Tahun 2025 yang diselenggarakan di MIS Ar-Raudhotun Nur berlangsung dengan penuh keseriusan dan suasana profesional. Kegiatan yang merupakan agenda resmi tahunan ini diikuti oleh dua puluh lima kepala madrasah dari dua wilayah, yaitu sebelas kepala madrasah dari Kecamatan Pasirwangi dan tiga belas kepala madrasah dari Kecamatan Bayongbong. Kehadiran seluruh peserta menjadi wujud nyata komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 4 Garut, Bapak Ujang Solahudin, S.Pd.I., MM, menyampaikan bahwa kegiatan PKKM adalah ajang pembinaan yang sangat penting bagi para pemimpin madrasah. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk evaluasi, tetapi juga sarana refleksi diri dan pengembangan kompetensi. “PKKM adalah agenda tahunan yang dipersiapkan khusus bagi para kepala madrasah. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme kita semua. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendapatkan arahan dan motivasi agar setiap kepala madrasah dapat merealisasikan pembinaan dengan baik di lembaganya masing-masing,” ujar Bapak Ujang Solahudin.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik bagi para kepala madrasah untuk berkumpul, bertukar wawasan, dan membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Garut.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Bapak Dr. Surya Mulyana, S.Ag., M.Ag, memberikan penguatan mengenai esensi PKKM sebagai proses evaluasi profesional bagi para pemimpin satuan pendidikan. Beliau mengibaratkan PKKM sebagai ujian yang juga diberikan oleh guru kepada siswanya, “PKKM ini sama halnya dengan ujian yang diberikan oleh ibu dan bapak guru kepada siswa. Di sini, pengawas, kepala madrasah, bahkan jajaran kasi pun mendapatkan pengujian sesuai dengan posisinya masing-masing. Ini merupakan proses yang harus dilakukan untuk menjaga kualitas kepemimpinan dan memastikan kompetensi tetap terasah” tutur beliau.

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa PKKM menilai berbagai aspek penting, seperti kompetensi pedagogis kepala madrasah, wawasan kebangsaan, kepribadian, keterampilan kepemimpinan, serta kemampuan menjalankan tugas secara profesional. Beliau mengingatkan bahwa kepemimpinan madrasah tidak hanya berbicara tentang administrasi, tetapi juga tentang seni mengajar yang berasal dari panggilan jiwa, tentang sikap atau adab yang dibangun melalui kebiasaan, serta tentang perilaku yang mencerminkan spiritualitas yang kuat. Nilai-nilai tersebut menurut beliau sangat penting sebagai pondasi seorang kepala madrasah agar mampu menjadi teladan bagi seluruh warga madrasah
Pada kesempatan yang sama, Pengawas Madrasah Bapak H. Yazid Amin, S.Ag., M.M.Pd, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan PKKM yang mempertemukan dua wilayah madrasah dalam satu forum evaluasi. “Alhamdulillah hari ini bisa bersatu antara madrasah Pasirwangi dan Bayongbong. Ini merupakan momentum yang baik untuk mempererat kebersamaan. Hari ini kita memasuki tanah evaluasi, dan inilah salah satu teknis pelaksanaan penilaian madrasah yang menjadi program tahunan. Asesmen bukan hanya dilakukan kepada siswa, tetapi juga kepada kita sebagai kepala madrasah. Bahkan jajaran Kasi pun mengalami penilaian serupa” ungkap beliau.

Beliau menjelaskan bahwa evaluasi semacam ini tidak perlu dianggap sebagai beban, tetapi sebagai bentuk introspeksi dan penguatan. Dengan adanya PKKM, kepala madrasah dapat mengetahui aspek yang perlu diperbaiki dan kompetensi yang perlu ditingkatkan demi terciptanya madrasah yang lebih baik.
Suasana kegiatan PKKM di MIS Ar-Raudhotun Nur berlangsung penuh kekhidmatan namun tetap hangat. Para peserta memperlihatkan keseriusan mengikuti setiap tahapan penilaian, mulai dari penilaian administrasi hingga wawancara dan observasi kepemimpinan. Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar yang memotivasi para kepala madrasah untuk meningkatkan kualitas diri. Pelaksanaan PKKM ini menjadi bukti bahwa madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Garut memiliki komitmen kuat untuk terus berkembang, bertransformasi, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Melalui PKKM, kepala madrasah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, visioner, serta mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan madrasah.
Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan keinginan kuat untuk terus belajar, PKKM tahun 2025 yang dilaksanakan di MIS Ar-Raudhotun Nur tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun kualitas kepemimpinan madrasah yang semakin unggul dan berdaya saing.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































