CIREBON — Musim hujan yang berlangsung hampir setiap hari dalam beberapa pekan terakhir berdampak signifikan terhadap aktivitas pertanian di Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Hermanto, salah satu petani setempat, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang basah dan minim sinar matahari menyebabkan pemeliharaan tanaman menjadi kurang maksimal.
Menurut Hermanto, hujan yang terus-menerus juga memicu sejumlah masalah tambahan di lahan pertanian. “Kadang terjadi banjir, tanah jadi becek, dan beberapa tanaman terserang penyakit,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat tanaman rentan terhadap hama, sehingga kualitas dan jumlah hasil panen ikut menurun.
Ia menjelaskan bahwa musim hujan panjang tahun ini memberikan tantangan besar, terutama pada saat masa panen. Ketika gabah tidak dapat dijemur karena minim sinar matahari, petani harus mencari alternatif lain. “Kalau panennya berbarengan dengan hujan terus-menerus, salah satu solusinya adalah mengeringkan gabah dengan cara dioven,” kata Hermanto.
Selain itu, Hermanto menilai bahwa petani perlu bergerak cepat menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca agar tetap produktif di musim hujan. “Kami harus selalu memantau cuaca. Kalau mau penyemprotan padi, harus dilakukan sebelum hujan turun. Kalau sudah memasuki masa panen, kami biasanya membuat tenda darurat berukuran besar supaya proses panen tetap bisa berjalan meski hujan,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa hingga sekarang petani masih mengandalkan upaya mandiri dalam menghadapi musim hujan, sehingga berharap adanya pendampingan atau arahan yang dapat membantu petani beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Musim seperti ini berat untuk petani. Kami berharap ada dukungan agar produksi tetap stabil,” tambahnya.
Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, para petani di Panongan harus terus beradaptasi agar tetap bisa mempertahankan produktivitas di tengah tekanan musim hujan berkepanjangan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































