Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia pada Kamis, 27 November 2025. Rombongan PRSI diterima secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, beserta jajaran di Kantor Komdigi RI. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, didampingi oleh Anta Wijaya (Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan dan Pembinaan Robotika), Dwiant Ramady (Kepala Departemen Riset dan Pengembangan), Riksa Rifqi (Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama), serta Almer Barra (Bidang Sekretariat). (27/11)
Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis, di antaranya penguatan sumber daya manusia di bidang robotika, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, serta peluang kolaborasi dalam pengembangan sertifikasi profesi robotika. Dalam diskusi tersebut, Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik robotika.
“Untuk pengembangan SDM, memang perlu sekali kami memberikan kompetensi khusus kepada tenaga pengajar di bidang robotika. Selain sebagai bentuk profesionalisme tenaga pendidik, sertifikasi ini juga menjadi legitimasi mereka dalam menjalankan tugas sebagai pengajar,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala BPSDM Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif PRSI dan menegaskan keselarasan program tersebut dengan arah kebijakan pemerintah.
“Kami dari BPSDM Komdigi akan membantu langkah PRSI dalam pengembangan SDM untuk bidang robotika dalam menghadapi era digital saat ini, dan ini juga sangat selaras dengan program pemerintah yang saat ini sedang mendorong ekonomi digital sebagai salah satu kontribusi nyata dalam motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ungkapnya.

Kunjungan silaturahmi ini menjadi dasar penguatan hubungan institusional antara PRSI dan Komdigi RI serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan dalam membangun ekosistem pendidikan dan kompetensi robotika nasional guna menjawab kebutuhan talenta digital di masa mendatang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































