Demokrasi tidak bisa berjalan sendiri. Sistem ini butuh orang-orang yang mau terlibat, termasuk anak muda. Kita hidup di masa ketika informasi datang dari mana-mana, jadi perangenerasi muda makin penting untuk memastikan demokrasitetap berada di jalur yang benar.
Anak muda bisa mulai dari hal yang paling dekat, yaitu ikutterlibat dalam urusan publik. Tidak harus langsung terjun.Cukup mengikuti isu-isu yang sedang dibahas masyarakat, atau bergabung di kegiatan sosial yang mendorong perubahan. Ketika anak muda mau ikut berpikir dan menyuarakanpendapat, keputusan politik jadi punya lebih banyak sudutpandang.
Tantangan lain ada di media sosial. Banyak informasi yang beredar tanpa jelas asalnya. Di sini anak muda punya keunggulan karena lebih terbiasa memakai teknologi, adabeberapa langkah sederhana bisa dilakukan seperti periksasumber sebelum mengirimkan sesuatu, jangan mudah percayapada judul provokatif, dan tanyakan ulang jika ada informasiyang terasa janggal
Selain itu, demokrasi butuh ruang yang nyaman untukberbeda pendapat. Anak muda bisa membantu denganmembiasakan diskusi yang tenang. Tidak harus selalu setuju, tapi bisa saling mendengar. Sikap seperti ini membuatperbedaan pandangan tidak berubah menjadi konflik.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengawasikebijakan. Pemerintah punya banyak wewenang, dan wewenang itu perlu dipantau. Dengan akses informasi yang mudah, anak muda bisa mengikuti perkembangan isu, memberi komentar yang masuk akal, atau mengingatkan kalauada kebijakan yang tidak sesuai dengan kebutuhanmasyarakat. Cara ini ikut menjaga agar penguasa tetapterbuka dan tidak seenaknya sendiri.
Singkatnya, generasi muda punya modal yang kuat: rasa ingintahu, keberanian untuk bersuara, dan kemampuan membacainformasi digital. Jika semua itu dipakai dengan bijak, merekabisa menjadi penjaga penting bagi keberlangsungandemokrasi. Mereka tidak hanya melihat dari jauh, tetapi ikutmembentuk masa depan negara.
Peran generasi muda juga penting. Mereka cepat beradaptasidan punya banyak akses informasi. Kalau mereka aktif, budaya politik bisa berubah jadi lebih terbuka. Diskusi politiktidak harus tegang. Kita bisa mulai dari obrolan santai, membaca isu dari berbagai sumber, dan mencoba memahamialasan di balik kebijakan.
Bagi saya, mengikuti politik bukan soal memilih kubu. Ini soal memahami bagaimana negara berjalan dan bagaimanakeputusan dibuat. Ketika kita tahu prosesnya, kita bisa menilaidengan lebih jernih. Kita juga lebih siap menghadapiperubahan yang muncul.
Pada akhirnya, politik adalah bagian dari hidup. Terlibatdalam politik bukan berarti harus selalu turun ke jalan ataubergabung dengan organisasi tertentu. Kita bisa mulai dari halkecil, seperti peduli pada isu sekitar, menyaring informasi, dan berani menyampaikan pendapat dengan cara yang baik. Langkah-langkah ini mungkin sederhana, tapi bisa membantukita menjadi warga yang lebih sadar dan bertanggung jawab.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































