Aksi Grebeg Jentik: Langkah Preventif Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RW 07 Desa Nguter
Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa Nguter bersama kader Jumantik melaksanakan kegiatan Grebeg Jentik pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di wilayah RW 07 Desa Nguter. Kegiatan rutin bulanan ini dilaksanakan secara bergilir di setiap RW dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh perangkat Desa Nguter, Kader Jumantik se-Desa Nguter, bidan desa, pengurus PKK desa, Ketua RW dan RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta mahasiswa KKN UNNES GIAT 13 yang turut berpartisipasi mendukung pelaksanaan program kesehatan lingkungan.
Tujuan dan Teknis Pelaksanaan
Aksi grebeg jentik bertujuan untuk memastikan lingkungan permukiman warga terbebas dari jentik nyamuk sebagai bentuk antisipasi dini penularan DBD. Kegiatan diawali dengan pengarahan yang disampaikan oleh Sekretaris Desa Nguter, Bapak Samino. Dilanjutkan pembagian formulir monitoring oleh kader Jumantik.
Monitoring dilakukan dengan mengidentifikasi tempat-tempat potensial berkembangnya jentik nyamuk di rumah warga seperti bak mandi, tempayan, wadah air, serta kaleng atau galon bekas. Pendataan dilakukan baik di bagian dalam maupun luar rumah yang berpotensi menjadi tempat genangan maupun penampungan air.
Pelaksanaan Lapangan
Setiap kelompok terdiri dari 5–8 orang yang dilengkapi senter dan bubuk larvasida atau bubuk abate. Pemantauan dilakukan secara door to door dengan tetap mengedepankan prinsip kesopanan dan ketersediaan pemilik rumah. Pembagian wilayah dilakukan secara jelas untuk menghindari duplikasi data. Bubuk larvasida atau abate diberikan apabila ditemukan potensi perkembangan jentik nyamuk. Kader Jumantik berperan aktif tidak hanya dalam pengecekan tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga sanitasi dan kebersihan tempat penampungan air di rumah.
Rekapitulasi dan Hasil Monitoring
Setelah monitoring selesai, setiap kelompok melakukan rekap hasil monitoring dan memberikan tanda pada kolom tabel yang ditemukan jentik-jentik. Data kemudian diserahkan kepada Ibu Puji Handayani, Wakil Ketua Pokja IV PKK Desa Nguter bidang kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
Hasil kegiatan menunjukkan angka keberhasilan sebesar 91%. Artinya masih berada di bawah target capaian 95%. Dengan demikian, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan lebih intensif serta pendekatan kepada warga yang rumahnya teridentifikasi positif terdapat jentik nyamuk.
Komitmen Pencegahan DBD Berkelanjutan
Sesi akhir, Pemerintah Desa Nguter yang diwakili oleh sekretaris Desa Nguter memberikan apresiasi kepada seluruh kader kesehatan dan masyarakat yang berpartisipasi serta menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan upaya preventif penanggulangan DBD. Sinergi antara perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas jentik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































