Makassar, 8 November 2025 – Aliansi Perdamaian (United for Peace) sukses menyelenggarakan Forum Penyusunan Draft SOP Anti Kekerasan Seksual dan Perlindungan Anak di Nutrihub Makassar, Sabtu (8/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian United for Peace (UFP) 2025 yang berfokus pada penguatan ekosistem perdamaian dan menciptakan ruang aman, khususnya dalam isu kekerasan seksual.

Forum ini bertujuan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Anti Kekerasan Seksual yang responsif, berpihak pada korban, dan dapat diimplementasikan secara kolektif di jejaring komunitas dan organisasi masyarakat sipil.
Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP), yang merupakan salah satu organisasi terundang dalam Aliansi Perdamaian, turut berpartisipasi aktif dalam forum tersebut. Kehadiran LSKP diwakili oleh Peneliti Senior LSKP, Alfiana. Kegiatan difasilitasi oleh Aflina Mustafaina dari Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan Sulsel.
Sebagai salah satu dari 30 perwakilan organisasi yang hadir, kehadiran LSKP menjadi wujud nyata kolaborasi untuk menguatkan gerakan anti kekerasan di Kota Makassar. Para peserta, termasuk perwakilan LSKP, bekerja secara kolaboratif dalam sesi diskusi untuk merumuskan isi utama SOP, termasuk kategori kekerasan, prinsip penanganan, dan mekanisme perlindungan bagi korban dewasa dan anak.
Dalam kegiatan ini, setiap organisasi peserta memaparkan pengalaman serta alur pengaduan kasus kekerasan seksual di lembaganya untuk menggali praktik baik dan tantangan lapangan sebagai dasar penyusunan SOP yang berperspektif keadilan dan perdamaian.
Presidium Aliansi Perdamaian, Therry Alghifary, menyampaikan terima kasih atas partisipasi organisasi jejaring. “Kehadiran para perwakilan organisasi menjadi wujud nyata kolaborasi menguatkan gerakan anti kekerasan di Kota Makassar,” tuturnya. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun jejaring yang tangguh, responsif, dan berkeadilan, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan ruang aman dan budaya organisasi yang bebas dari kekerasan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































