Yogyakarta – MAN 1 Yogyakarta menggelar kegiatan motivasi bertajuk Alumni Share & Care pada Jumat (10/4/2026) di aula lantai dua. Kegiatan ini diikuti murid kelas XI sebagai bagian dari penguatan karakter dan persiapan menuju jenjang pendidikan tinggi.
Kepala Madrasah, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi kesuksesan. “Jika ingin menjadi pribadi yang sukses, yang harus kita kuatkan adalah integritas. Konsistensi dalam bertindak sangat perlu,” ujarnya. Ia mengingatkan, integritas harus diwujudkan dalam hal sederhana, seperti kejujuran saat ulangan dan kesungguhan dalam mengerjakan tugas. “Kesuksesan bukan kebetulan, tetapi hasil dari perencanaan dan usaha yang konsisten,” katanya.
Narasumber pertama kegiatan ini adalah Binziad Kadafi, S.H., LL.M., Ph.D., alumnus MAN 1 Yogyakarta tahun 1993 yang kini dikenal sebagai praktisi hukum senior. Ia pernah menjabat sebagai Komisioner Komisi Yudisial Republik Indonesia periode 2020–2025 dan memiliki pengalaman panjang di bidang hukum serta kebijakan publik.
Dalam sesi bertajuk “Setiap Kita adalah Pemimpin”, Kadafi menekankan bahwa pendidikan karakter yang ia peroleh sejak di pesantren menjadi fondasi perjalanan hidupnya. Ia menyebut integritas tidak terlepas dari disiplin ibadah, termasuk shalat, yang membentuk kejujuran dan tanggung jawab.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga kritis dan berani bersuara. Ia mengajak para peserta membangun keterampilan dasar manusia modern, yakni membaca, berpikir kritis, berbicara, serta menulis. Ia juga menyoroti pentingnya pengalaman berorganisasi sebagai ruang belajar kepemimpinan, membangun kepercayaan, serta memperluas jejaring. Selain itu, murid didorong aktif mengikuti pelatihan, lomba, maupun kursus sebagai bagian dari pengembangan diri.
Kadafi mengingatkan agar para peserta mulai mempersiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan, termasuk mengenali minat keilmuan, membangun personal branding, serta membuka peluang karier di sektor publik maupun privat. Ia juga berbagi pengalaman studi di University of Washington School of Law, Amerika Serikat, dan Tilburg Law School, Belanda, yang ditempuh melalui berbagai beasiswa.
Menutup paparannya, ia mengutip pesan Buya Hamka, “Menulislah seperti wartawan, berbicaralah seperti orator.” Pesan itu, menurutnya, relevan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus inspirasi bagi murid MAN 1 Yogyakarta untuk menyiapkan diri secara utuh tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing global. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


























































