TANGSEL – Cabang olahraga (cabor) binaraga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tampil dengan ambisi besar menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026. Berstatus sebagai tuan rumah, Tangsel menargetkan minimal lima medali emas demi merebut gelar juara umum.
Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kota Tangsel, Firmanto atau yang akrab disapa Firman, menegaskan pihaknya telah menyiapkan strategi matang. Salah satunya dengan menurunkan atlet di seluruh kategori yang dipertandingkan.
Menurut Firman, langkah tersebut menjadi kunci untuk memperbesar peluang meraih medali emas. “Untuk menghadapi PORPROV 2026 sebagai tuan rumah, kami sudah mempersiapkan atlet-atlet yang ditargetkan bisa mendulang emas untuk meraih juara umum,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, terdapat delapan kategori yang akan diikuti, yakni kelas 55 kg, 60 kg, 70 kg, 75 kg, 80 kg, serta Men’s Physique dan Men’s Fitness. Untuk mengisi seluruh nomor tersebut, Tangsel menurunkan delapan atlet terbaiknya.
“Delapan atlet sesuai dengan jumlah kategori yang dipertandingkan,” jelasnya.
Dari sisi persiapan, para atlet telah menjalani training camp (TC) secara rutin setiap pekan di fasilitas gym milik KONI Tangsel. Program latihan ini bahkan sudah berjalan selama satu tahun terakhir guna meningkatkan performa secara maksimal.
“Kami melakukan TC setiap minggu di kantor KONI. Fasilitas gym sudah lengkap, sehingga latihan bisa lebih optimal,” ungkap Firman.
Lebih lanjut, ia menegaskan target lima medali emas bukan sekadar harapan, melainkan sudah menjadi kewajiban yang harus dicapai. Target tersebut sejalan dengan tekad Tangsel untuk menjadi yang terbaik di ajang PORPROV.
“Iya, minimal lima emas. Bahkan bukan hanya target, tapi sudah menjadi kewajiban. Binaraga Tangsel harus menjadi juara umum,” tegasnya.
Jika dibandingkan dengan capaian sebelumnya, target tersebut terbilang melonjak tajam. Pada PORPROV sebelumnya, Tangsel hanya mampu meraih satu medali perak dan tiga perunggu.
Kini, selain lima emas, Tangsel juga membidik tambahan satu medali perak serta beberapa perunggu. Meski demikian, fokus utama tetap pada pencapaian lima emas sebagai syarat menuju juara umum.
“Target kami lima emas, satu perak, dan beberapa perunggu. Tapi yang utama lima emas itu harus tercapai,” imbuhnya.
Di sisi lain, peta persaingan dinilai mulai berubah. Jika sebelumnya Kota Tangerang menjadi rival terberat dengan kekuatan atlet level SEA Games dan PON, kini sebagian besar atlet tersebut sudah tidak lagi aktif karena faktor usia.
Meski begitu, Tangsel tetap memiliki modal kuat dengan kehadiran atlet berpengalaman, termasuk atlet PON, Iwan Setiawan.
Dengan kondisi tersebut, Firman optimistis peluang Tangsel untuk merebut gelar juara umum semakin terbuka lebar. Dukungan penuh serta persiapan matang diharapkan mampu mewujudkan target besar tersebut.
“Iya, karena lawan terberat sudah banyak yang pensiun, jadi peluang kita untuk meraih juara umum semakin terbuka,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


























































