Washington, 22 Desember 2025 Amerika Serikat semakin agresif dalam operasi blokade minyak terhadap Venezuela setelah beberapa kapal tanker minyak yang dituduh membantu Caracas menghindari sanksi disita dan dikejar di perairan internasional laut karibia. Aksi terbaru ini melibatkan pengejaran kapal tanker ketiga dalam kurun dua minggu, yang mengalami peningkatan ketegangan antara Washington dan Caracas di tengah persaingan geopolitik global.
Menurut laporan dari The Guardian dan Reuters, _Penjaga Pantai AS sedang mengejar kapal tanker bernama “Bella 1” di perairan internasional dekat Venezuela, sebagai bagian dari upaya menghentikan aliran minyak yang dianggap melanggar sanksi AS terhadap pemerintahan Presiden Nicolás Maduro.
Data terbaru dan dampaknya,
operasi blokade ini telah memicu setidaknya tiga insiden pengejaran atau penyitaan dalam dua minggu terakhir, termasuk kapal “Centuries” yang disita kapal “Skipper” sebelumnya.
“Centuries” diperkirakan membawa sekitar 1,8 barel juta minyak crude Venezuela dan bertujuan ke pelabuhan di Asia sebelum disita oleh AS.
Ketegangan ini berdampak pada dasar energi global: harga minyak Brent naik sekitar 0,7% menjadi USD 60,91 per barel, seiring kekhwatiran gangguan pasokan global.
Pertanyaan resmi dari pihak terkait, Kristi Noem, Menteri Meamanan Dalam Negeri AS, menegaskan langkah itu sebagai dari penegakan hukum dan keamanan regional.
“Amerika Serikat terus akan mengejar pergerakan minyak terlarang yang digunakan untuk mendanai narkoterorisme di kawasan ini. Kami akan menemukanmu dan kami akan menghentikanmu.”
Pemerintah Venezuela, melalui pejabatnya, mengecam tindakan tersebut sebagai “pembajakan dan perampokan laut internasional” serta menyatakan akan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB.
Selain itu, Republik Rakyat Tiongkok mengecam keras operasi AS, menyebutnya sebagai “pelanggaran serius terhadap hukum internasional” karena kapal yang dibawa menuju pelabuhan di China turut disita.
Analisis Opini Bukan Sekedar “Penegakan Sanksi”
Narasi AS menyebutkan bahwa operasi ini sebagai langkah sah untuk menindak penyelundupan minyak dan pendanaan aktivitas terlarang. Logika ini mengasumsikan bahwa AS memiliki Legitimasi penuh untuk menindaki kapal di perairan internasional atas dasar sanksi unilateral.
Tapi disini letak permasalahannya :
Sanksi yang diterapkan AS belum tentu diakui oleh komunitas internasional secara luas. Banyak kritikus hukum hukum laut menyatakan tindakan sewenang-wenang atas kapal di perairan internasional tanpa mandat global bisa melegitimasi pelanggaran hukum internasional di masa depan.
Dampaknya bukan hanya geopolitik tingkat tinggi, tapi juga ekonomi nyata. Lonjakan harga minyak dan perubahan strategi perdagangan minyak di pelabuhan global menunjukkan pasar merespon ketidakpastian akibat tindakan ini.
Risiko konflik yang lebih besar tidak bisa diabaikan. Ketegangan dengan Caracas bisa memperluas skenario konfrontasi, sementara reaksi dari negara lain seperti China memperlihatkan bahwa ini bukan sekadar persoalan bilateral AS-Venezuela, melainkan bagian dari dinamika kekuatan global yang lebih luas.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































