Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) semakin terlihat dalam kehidupan masyarakat yang serba terhubung. Mobilitas yang tinggi, paparan informasi tanpa henti, serta budaya media sosial yang mendorong pemikiran “harus update” membuat banyak orang merasa bahwa mereka wajib mengikuti setiap tren, kegiatan, atau pencapaian yang dibagikan orang lain. Dalam konteks ini, FOMO bukan lagi sekadar rasa ingin tahu, tetapi telah berkembang menjadi pola pikir yang memengaruhi keseimbangan sosial dan psikologis seseorang.
Di ruang sosial, FOMO membuat individu untuk terus membandingkan diri dengan orang lain. Aktivitas yang awalnya dimaksud untuk rekreasi mulai berubah menjadi cara memenuhi standar sosial tertentu. Ketika orang lain terlihat produktif, berhasil, atau terlihat bahagia, muncul pemikiran untuk melakukan hal serupa agar tidak dianggap “tertinggal.” Sayangnya, dinamika ini sering membuat interaksi sosial menjadi kurang. Fokus berganti dari kualitas hubungan menjadi ajang mencari validasi publik. Akibatnya, hubungan antarmanusia kehilangan kedalaman karena banyak orang menghadiri suatu aktivitas bukan untuk terhubung, tapi untuk sekedar “terlihat” disana
Secara psikologis, FOMO ini dapat memunculkan rasa cemas, gelisah, bahkan perasaan tidak pernah cukup. Ketika seseorang merasa tertinggal dari orang lain, muncullah beban mental yang membuat mereka terus terdorong untuk melakukan lebih banyak hal. Lingkungan urban yang kompetitif memperkuat pola ini, menyebabkan individu lelah secara emosional karena selalu merasa selalu ada yang harus diraih. Dampak jangka panjangnya, kondisi ini memunculkan kemungkinan menurunnya kesejahteraan psikologis melalui stres kronis, kelelahan mental, hingga berkurangnya kapasitas untuk menikmati hidup secara autentik.
FOMO yang semakin parah ini menunjukkan bahwa masyarakat urban membutuhkan pendekatan baru untuk menjaga keseimbangan diri. Mengatur hubungan dengan media sosial, sadar akan terhadap batasan personal, serta kemampuan untuk menghargai kesederhanaan menjadi hal yang sangat penting. Dengan memahami bahwa setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda, individu dapat meminimalisir tekanan batin dan kembali menikmati kehidupan tanpa dibayang-bayangi perbandingan sosial.
Fenomena FOMO bukan hanya terbentuk oleh dinamika sosial, tapi juga oleh pola kekuasaan yang bekerja melalui platform digital. Algoritma media sosial memiliki peran besar dalam menentukan apa yang akan dilihat, diamati, dan diikuti, sehingga perlahan membuat standar “kehidupan ideal” yang harus diraih masyarakat urban. Pada situasi ini, kekuasaan tidak lagi hadir secara langsung, tetapi beroperasi melalui pengolahan informasi yang memengaruhi cara individu memaknai diri, membandingkan pencapaian, dan menilai diri mereka di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, FOMO bukan hanya persoalan teknologi atau tren, tetapi cerminan dari cara kita menilai diri sendiri di tengah masyarakat. Dengan kembali fokus pada nilai personal, kualitas hubungan, dan kesejahteraan diri, masyarakat urban bisa membangun cara hidup yang lebih sehat, baik secara sosial maupun psikologis.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































