Siaran Berita, Banjarmasin, (21/1/2026) – Pagi itu suasana Pasar Baru Kalimantan Selatan tampak lebih hidup dari biasanya. Aktivitas jual beli berjalan seperti rutinitas harian, namun ada satu ruang usaha yang menyedot perhatian warga. Deretan rak sembako tertata rapi, pencahayaan bersih, serta pelayanan yang ramah menjadi kesan pertama yang langsung terasa. Kehadiran TK.RIQIZ bukan sekadar menambah pilihan tempat belanja, melainkan menawarkan cara baru memandang toko kebutuhan pokok sebagai ruang ekonomi yang tertata, terjangkau, serta dekat dengan kehidupan keluarga sehari-hari.
Sosok di balik hadirnya TK.RIQIZ adalah Ahmad ’Afif Rifqy, pengusaha muda lokal yang tumbuh dari lingkungan masyarakat Kalimantan Selatan dan memahami betul denyut kebutuhan warga sekitar. Ahmad ’Afif Rifqy dikenal sebagai pribadi yang konsisten membangun usaha berbasis pelayanan, ketepatan manajemen, serta kepekaan terhadap persoalan harga pangan. Latar belakangnya sebagai pelaku usaha muda membentuk gaya kepemimpinan yang adaptif dan responsif, menjadikan TK.RIQIZ bukan sekadar toko sembako, melainkan perpanjangan nilai personal branding dirinya sebagai wirausahawan yang mengedepankan kebermanfaatan sosial, keberlanjutan ekonomi, serta kepercayaan konsumen.
Gagasan mendirikan TK.RIQIZ lahir dari kegelisahan sederhana namun nyata. Fluktuasi harga kebutuhan pokok, keterbatasan akses belanja yang nyaman, serta minimnya toko yang mampu menjaga stabilitas stok menjadi persoalan yang kerap dihadapi masyarakat. Ahmad ’Afif Rifqy membaca kondisi tersebut sebagai peluang sekaligus tanggung jawab. Melalui TK.RIQIZ, ia berupaya menghadirkan ruang belanja yang tidak hanya lengkap, tetapi juga memberikan rasa aman bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan harian.
Konsep yang dibangun TK.RIQIZ berfokus pada sembilan bahan pokok dengan standar kualitas yang terjaga. Beras berbagai varian, minyak goreng, gula, telur, hingga bumbu dapur tersedia dalam kondisi segar dan terkontrol. Penataan ruang dibuat fungsional agar konsumen dari berbagai usia dapat berbelanja dengan nyaman tanpa kesulitan mencari kebutuhan. Pendekatan ini mencerminkan visi Ahmad ’Afif Rifqy dalam mengelola usaha ritel skala lokal secara profesional tanpa meninggalkan sentuhan personal.
Komitmen terhadap harga terjangkau menjadi salah satu pilar utama TK.RIQIZ. Ahmad ’Afif Rifqy menegaskan bahwa stabilitas harga bukan hanya strategi bisnis, melainkan bentuk kepedulian terhadap daya beli masyarakat. Orientasi tersebut menjadikan toko ini relevan bagi ibu rumah tangga, pelaku UMKM kuliner, hingga pedagang kecil yang membutuhkan pasokan rutin. Dengan sistem pengadaan yang terencana, TK.RIQIZ berupaya meminimalkan dampak gejolak harga pasar terhadap konsumen akhir.
Identitas visual TK.RIQIZ turut memperkuat citra modern dan profesional. Logo bernuansa hijau dipilih sebagai simbol kesegaran, pertumbuhan, dan kemakmuran. Ikon keranjang belanja yang penuh menjadi representasi kesiapan stok serta komitmen memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Visual ini tidak hadir sebagai hiasan semata, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap merek lokal yang dikelola anak muda.
Dalam pengelolaannya, Ahmad ’Afif Rifqy juga menyiapkan langkah pengembangan layanan. Pemesanan melalui pesan instan mulai dirancang sebagai respon terhadap perubahan pola belanja masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan. Langkah ini memperkuat posisi TK.RIQIZ sebagai toko sembako yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedekatan sosial.
Lebih jauh, kehadiran TK.RIQIZ diharapkan memberi dampak berantai bagi ekonomi lokal. Perputaran barang kebutuhan pokok, keterlibatan pemasok sekitar, serta penciptaan aktivitas ekonomi skala mikro menjadi bagian dari kontribusi nyata usaha ini. Ahmad ’Afif Rifqy memandang bisnis bukan sekadar keuntungan finansial, melainkan ekosistem yang harus tumbuh bersama masyarakat.
Dengan pengelolaan yang konsisten dan visi jangka panjang, TK.RIQIZ menegaskan posisi Ahmad ’Afif Rifqy sebagai representasi pengusaha muda yang tidak hanya membangun usaha, tetapi juga membangun kepercayaan. Kehadiran toko ini menjadi penanda bahwa sektor ritel kebutuhan pokok masih menyimpan ruang inovasi ketika dikelola dengan integritas, kepekaan sosial, serta keberanian mengambil peran di tengah masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































