Bantul (MTsN 6 Bantu) — MTsN 6 Bantul menghadirkan inovasi baru dalam sistem transaksi di Kantin Hilal ( Higienis dan Halal) dengan menerapkan pembayaran menggunakan kupon belanja. Program yang mulai diberlakukan sejak bulan Agustus ini tidak hanya digunakan oleh siswa, tetapi juga oleh bapak dan ibu guru sebagai bentuk dukungan sekaligus keteladanan.
Dalam sistem baru tersebut, setiap pembelian makanan dan minuman dilakukan dengan menukarkan kupon yang telah disediakan madrasah. Penggunaan kupon ini menggantikan transaksi uang tunai yang sebelumnya digunakan di kantin.
Pihak madrasah menjelaskan bahwa program kupon belanja ini memiliki dua tujuan utama: menciptakan kantin sehat dengan transaksi yang lebih tertib, serta menanamkan nilai kejujuran kepada siswa. Dengan sistem kupon, siswa belajar mengatur kebutuhan, mematuhi aturan, dan melakukan transaksi secara transparan.
Para siswa terlihat antusias mencoba mekanisme baru ini. Suasana kantin pun tampak lebih teratur, dengan alur pembelian yang rapi dan terkendali. Penjual di Kantin Hilal juga merasakan manfaatnya karena pencatatan transaksi menjadi lebih sederhana dan jelas.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi atas terlaksananya sistem pembayaran berbasis kupon tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik. “Penggunaan kupon belanja di kantin bukan sekadar perubahan sistem pembayaran. Di balik itu, terdapat nilai pendidikan yang ingin kami tanamkan, yaitu kejujuran, kedisiplinan, dan kemampuan mengatur kebutuhan. Kami ingin siswa belajar sejak dini untuk bertanggung jawab,” ujar Sugiyono.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang aktif menggunakan kupon belanja sebagai bentuk dukungan dan contoh nyata bagi siswa. Dengan penerapan sistem ini, MTsN 6 Bantul berharap budaya kantin sehat dan berintegritas dapat terus berkembang, serta menjadi bagian dari karakter positif yang melekat pada seluruh warga madrasah.(nov)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































