24 Januari 2026 – Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi pelatihan pengelolaan emosi bagi warga binaan, Sabtu (24/1). Kegiatan ini menghadirkan Amalia Hana sebagai pemateri, bekerja sama dengan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch 2, sebagai bagian dari upaya pembinaan kepribadian dan kesehatan mental warga binaan.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh sejumlah warga binaan dan didampingi oleh petugas Rutan Bengkulu. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan kondusif, di mana peserta diajak memahami pentingnya mengenali, mengelola, dan menyalurkan emosi secara positif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Dalam pemaparannya, Amalia Hana menjelaskan bahwa kemampuan mengelola emosi merupakan keterampilan penting yang dapat membantu seseorang menghadapi tekanan, konflik, dan tantangan hidup dengan lebih baik. Ia juga memberikan materi terkait pengenalan jenis-jenis emosi, faktor pemicu emosi negatif, serta teknik sederhana untuk mengendalikan emosi, seperti latihan pernapasan, refleksi diri, dan komunikasi yang sehat.
“Kemampuan mengelola emosi sangat berpengaruh terhadap perilaku dan pengambilan keputusan. Dengan pelatihan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami diri sendiri, mengendalikan emosi secara konstruktif, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih positif,” ujar Amalia Hana.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi pelatihan emosi merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar lebih stabil secara emosional, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial.
“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek mental dan emosional warga binaan. Pelatihan pengelolaan emosi ini diharapkan dapat membantu mereka menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta menjadi bekal berharga setelah bebas nanti,” ungkap Tomy Yulianto.
Peserta magang Kemenaker Batch 2 turut berperan aktif dalam mendukung jalannya kegiatan, baik dalam pendampingan peserta maupun membantu pelaksanaan sesi diskusi dan praktik. Keterlibatan peserta magang ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai kegiatan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Rutan Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek keterampilan dan spiritual, tetapi juga dari sisi kesehatan mental dan pengelolaan emosi, guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku positif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































