Penerapan edukasi keselamatan kerja dan penanggulangan kebakaran menjadi salah satu program unggulan monodisiplin Tim 37 Universitas Diponegoro di Desa Mranggen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Januari 2026 di UMKM Pengrajin Kayu milik Bapak Budiman di Jalan Rayung Kusuman Raya, Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelaku UMKM untuk memahami prosedur keselamatan kerja serta langkah pencegahan kebakaran di lingkungan kerja. Melalui kegiatan edukasi dan pemasangan AFO (Auto Fire Off) Fire Extinguisher Ball, diharapkan UMKM dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran sekaligus menjaga keselamatan pekerja dan lingkungan kerja.
Tim 37 Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam kegiatan KKNT Monodisiplin melaksanakan edukasi keselamatan kerja dan pencegahan kebakaran di UMKM Pengrajin Kayu milik Bapak Budiman di Desa Mranggen pada 24 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM terkait risiko kebakaran serta prosedur keselamatan yang harus diterapkan di lingkungan kerja mereka. Edukasi ini menjadi salah satu program unggulan yang menekankan pentingnya perlindungan terhadap pekerja sekaligus menjaga kelangsungan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan meliputi prosedur tanggap darurat, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sarung tangan, dan masker, serta pengetahuan mengenai sumber risiko kebakaran yang umum terjadi pada industri kayu. Pemberian materi disesuaikan dengan kondisi lapangan agar mudah diterapkan oleh pelaku UMKM.
Sebagai langkah nyata pencegahan kebakaran, tim memasang AFO (Auto Fire Off) Fire Extinguisher Ball di area kerja UMKM. Alat pemadam api ini bekerja secara otomatis saat bersentuhan dengan api, sehingga efektif digunakan pada tahap awal kebakaran. Keunggulan AFO Fire Extinguisher Ball adalah kemudahan penggunaan, minim perawatan, dan respons cepat dalam menanggulangi api, sehingga sangat sesuai untuk lingkungan kerja UMKM yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja. Tim mendorong pelaku UMKM untuk rutin melakukan pengecekan dan perawatan alat pemadam serta selalu menyiapkan langkah tanggap darurat untuk mengurangi potensi kerugian. Pendekatan edukatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga membentuk kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan pekerja dan lingkungan usaha.
Dengan adanya program edukasi dan pemasangan alat pemadam otomatis, Tim 37 UNDIP berharap UMKM Pengrajin Kayu di Desa Mranggen dapat lebih siap menghadapi risiko kebakaran. Inisiatif ini sekaligus menjadi contoh penerapan program KKNT monodisiplin yang menyentuh aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro di tingkat lokal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”



































































