Madiun, 18 Maret 2026 – Ellya Chrystiana, mahasiswi berusia 19 tahun asal Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk sukses berwirausaha. Sejak masih duduk di bangku SMK Negeri 1 Wonoasri, Ellya telah merintis bisnis sambal pecel dengan brand “Sambal Pecel Bu Utami” yang kini terus berkembang pesat hingga ia melanjutkan kuliah di Politeknik Negeri Madiun.
Kisah Ellya bermula dari hobi memasak sambal pecel khas Jawa Timur yang autentik dan pedas menggigit. “Saya mulai jualan kecil-kecilan saat menjelang UKK (Ujian Kompetensi Keahlian) untuk kelulusan SMK, awalnya hanya untuk setoran di toko-toko sekitar,” cerita Ellya. Bisnisnya meledak saat ia pertama kali menerima banyak pesanan dalam waktu bersamaan. Di tengah kesibukan sekolah yang padat, Ellya berjuang memenuhi ratusan order sambal yang datang bertubi-tubi. “Saat itu saya panik, tapi justru jadi pelajaran berharga. Saya belajar mengatur waktu, stok bahan, dan membentuk tim kecil untuk bantu produksi,” tambahnya.
Kini, di usia 19 tahun, “Sambal Pecel Bu Utami” tidak hanya bertahan, tapi terus berkembang. Ellya dengan lincah menyeimbangkan kuliah di Politeknik Negeri Madiun dengan operasional bisnisnya, termasuk pemasaran agresif lewat media sosial. “Saya ingin brand ini jadi kebanggaan Madiun, sambil terus belajar entrepreneurship,” ujarnya penuh semangat.
Prestasi Ellya menginspirasi generasi muda Madiun untuk berani berwirausaha. Di era digital ini, sambal rumahan buatan tangan Ellya siap bersaing dengan produk industri besar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































