Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Collaborator
  • Berita Utama
    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

    Ok

    Ketika Orang Mulai Berpikir, Indonesia dan Mesin Pemiskinan yang Disamarkan sebagai Pembangunan

    ChatGPT Image 17 Feb 2026 11.01.43 1

    THR untuk ASN dan Luka bagi Guru Honorer

  • Ekonomi & Bisnis
    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    SPKLU

    PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025 Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    WhatsApp Image 2026 03 28 at 12.28.42 1

    Semangat HUT PIPAS, Dharma Wanita Rutan Bengkulu Intensif Latihan Voli dan Tenis Meja

    WhatsApp Image 2026 03 28 at 12.28.40 5

    Pererat Kebersamaan, Pejabat Struktural Rutan Bengkulu Gelar Latihan Tenis Meja Bersama Staf

    ef2bfbf4 f946 481c a40a df579a697853

    Tingkatkan Kesehatan Mental, Rutan Bengkulu Laksanakan Sosialisasi Pengenalan Psikolog

    WhatsApp Image 2026 03 28 at 08.21.09 3

    Tegaskan Disiplin dan Kesiapan Tugas di Rutan Bengkulu, Kepala KPR Pimpin Apel Pagi

    banjir rejoso pasuruan

    Baznas Kabupaten Pasuruan salurkan bantuan sembako unutk korban banjir rejoso pasuruan

    IMG 20260328 WA0000

    Menuju HBP ke-62, Lapas Bandanaira Gelar Rapat Panitia Perdana

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.09

    Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.08

    Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Kantah Kabupaten Jombang Tetap Sediakan Informasi dan Pelayanan Pertanahan Bagi Masyarakat

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.08 1

    Cerita Warga yang Mencari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret*

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

    Ok

    Ketika Orang Mulai Berpikir, Indonesia dan Mesin Pemiskinan yang Disamarkan sebagai Pembangunan

    ChatGPT Image 17 Feb 2026 11.01.43 1

    THR untuk ASN dan Luka bagi Guru Honorer

  • Ekonomi & Bisnis
    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    SPKLU

    PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025 Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    WhatsApp Image 2026 03 28 at 12.28.42 1

    Semangat HUT PIPAS, Dharma Wanita Rutan Bengkulu Intensif Latihan Voli dan Tenis Meja

    WhatsApp Image 2026 03 28 at 12.28.40 5

    Pererat Kebersamaan, Pejabat Struktural Rutan Bengkulu Gelar Latihan Tenis Meja Bersama Staf

    ef2bfbf4 f946 481c a40a df579a697853

    Tingkatkan Kesehatan Mental, Rutan Bengkulu Laksanakan Sosialisasi Pengenalan Psikolog

    WhatsApp Image 2026 03 28 at 08.21.09 3

    Tegaskan Disiplin dan Kesiapan Tugas di Rutan Bengkulu, Kepala KPR Pimpin Apel Pagi

    banjir rejoso pasuruan

    Baznas Kabupaten Pasuruan salurkan bantuan sembako unutk korban banjir rejoso pasuruan

    IMG 20260328 WA0000

    Menuju HBP ke-62, Lapas Bandanaira Gelar Rapat Panitia Perdana

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.09

    Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.08

    Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Kantah Kabupaten Jombang Tetap Sediakan Informasi dan Pelayanan Pertanahan Bagi Masyarakat

    WhatsApp Image 2026 03 27 at 10.51.08 1

    Cerita Warga yang Mencari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret*

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Fitofarmaka: Dari Tumbuhan ke Tablet – Farmasi Herbal yang Dekat dengan Alam

Diva Berliana Salsabila by Diva Berliana Salsabila
22 December 2025
in Opini
A A
0
IMG 4984
881
SHARES
1.3k
VIEWS

Pernah nggak sih saat tubuh terasa kurang enak, kita jadi ragu memilih antara minum obat apotek atau jamu? Obat apotek sering dianggap lebih cepat dan praktis, tetapi sebagian orang khawatir dengan efek sampingnya. Sementara itu, jamu dikenal lebih alami karena berasal dari tumbuhan, namun carapenggunaannya sering kali kurang praktis dan dosisnya tidak selalu jelas. Kondisi ini menunjukkan bahwa hingga saat ini masyarakat masih mencari pengobatan yang efektif, aman, dan mudah digunakan.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, obat herbal ternyata tidak ditinggalkan. Justru, minat masyarakat terhadap pengobatan berbahan alami semakin meningkat. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jangka panjang serta keinginan untuk mengurangi konsumsi bahan kimia sintetis menjadi salah satu alasan utama. Namun, penggunaan obat herbal tradisional masih memiliki beberapa keterbatasan, terutama terkait dosis dan keamanan yang belum teruji secara ilmiah.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, fitofarmaka hadir sebagai solusi. Fitofarmaka adalah obat yang dibuat dari bahan tumbuhan dan diolah dengan cara yang lebih modern dibandingkan jamu tradisional. Walaupun sama-sama berasal dari tanaman, fitofarmaka tidak diracik secara sederhana atau berdasarkan perkiraan. Proses pembuatannya dilakukan melalui tahapan yang jelas, sehingga kualitas dan keamanannya lebih terjaga.

Dalam pengobatan tradisional, jamu biasanya dibuat dengan cara merebus atau meracik bagian tanaman tertentu, seperti daun, akar, atau rimpang. Cara ini sudah lama digunakan dan dipercaya oleh masyarakat. Namun, hasilnya sering kali tidak sama setiap kali diminum. Perbedaan jumlah bahan atau cara pengolahan dapat memengaruhi kuat atau lemahnya khasiat jamu tersebut.

Berbeda dengan jamu, fitofarmaka dibuat dengan mengambil zat dari tumbuhan yang memang berperan dalam memberikan efek bagi tubuh. Zat tersebut kemudian ditakar dengan jumlah yang tepat. Dengan adanya takaran ini, setiap orang yang mengonsumsi fitofarmaka akanmendapatkan dosis yang sama, sehingga hasilnya bisa lebih konsisten.

Setelah zat dari tumbuhan diambil, bahan tersebut diolah dan dikemas dalam bentuk yang lebih praktis, seperti kapsul, tablet, atau sirup. Bentuk ini memudahkan penggunaan karena tidak memerlukan proses tambahan sebelum dikonsumsi. Pengguna cukup mengikuti aturan pakai yang tertera, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki aktivitas padat. Selain dari segi bentuk dan dosis, fitofarmaka juga berbeda dari jamu karena telah melalui proses penelitian dan pengujian. Obat ini tidak hanya dibuat berdasarkan kebiasaan atau pengalaman turun-temurun, tetapi juga melalui tahapan pengujian untuk melihat manfaat dan keamanannya. Dengan begitu, risiko yang tidak diinginkan bisa dikurangi.

Secara sederhana, fitofarmaka dapat dipahami sebagai pengembangan dari jamu tradisional. Bahan yang digunakan tetap berasal dari alam, tetapi cara pembuatannya lebih tertata dan terkontrol. Karena itu, fitofarmaka sering disebut sebagai jamu versi modern yang lebih aman, praktis, dan mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah membahas apa itu fitofarmaka, biasanya orang jadi bertanya-tanya, contoh obatnya yang seperti apa sih? Sebenarnya, banyak fitofarmaka yang berasal dari tanaman yang sudah lama dikenal di kehidupan sehari-hari.Bedanya, tanaman-tanaman ini tidak lagi digunakan secara tradisional, tetapi diolah dengan cara modern agar lebih aman dan mudah dikonsumsi.

Berikut beberapa contoh fitofarmaka yang cukup sering digunakan.

a. Fitofarmaka Berbahan Temulawak

Temulawak termasuk tanaman herbal yang sudah sangat akrab di masyarakat Indonesia. Sejak dulu, temulawak sering dikonsumsi untuk membantu menjaga pencernaan dan kesehatan hati. Namun, jika dulu temulawak harus direbus atau diramu sendiri, kini khasiatnya bisa diperoleh dalam bentuk kapsul atau tablet. Dalam fitofarmaka, zat aktif temulawak diambil dan ditakar dengan jumlah tertentu. Dengan begitu, setiap kali dikonsumsi, kandungannya relatif sama. Hal ini berbeda dengan jamu temulawak buatan rumah yang kekuatannya bisa berubah-ubah, tergantung carapengolahan dan jumlah bahan yang digunakan.

b. Fitofarmaka dari Daun Insulin

Daun insulin dikenal sebagai tanaman yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Karena manfaat tersebut, ekstrak daun insulin kemudian dikembangkan menjadi fitofarmaka yang lebih praktis digunakan. Pengolahan daun insulin menjadi fitofarmaka membuat konsumsinya lebih terkontrol. Dosisnya sudah ditentukan, sehingga pengguna tidak perlu memperkirakan takaran sendiri seperti saat menggunakan tanaman segar.

c. Fitofarmaka Berbahan Ginkgo biloba

Ginkgo biloba merupakan tanaman herbal yang cukup dikenal, terutama untuk membantu melancarkan peredaran darah dan mendukung daya ingat. Dalam bentuk fitofarmaka, ekstrak Ginkgo biloba dikemas dengan kandungan yang sudah distandarkan. Dengan kandungan yang lebih terukur, manfaat yang diperoleh menjadi lebih konsisten. Pengguna juga tidak perlu repot mengolah bahan mentah atau khawatir soal takaran.

d. Fitofarmaka dari Pegagan

Pegagan sering dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan luka dan menjaga kesehatan kulit. Tanaman ini juga sudah lama digunakan secara tradisional. Namun, tidak semua orang terbiasa mengolah pegagan sendiri. Karena itu, pegagan kemudian diolah menjadi fitofarmaka dalam bentuk kapsul atau tablet. Bentuk ini membuat penggunaannya lebih sederhana dan cocok untuk dikonsumsi sehari-hari.

e. Fitofarmaka Berbahan Sambiloto

Sambiloto dikenal memiliki rasa yang sangat pahit, tetapi sering dimanfaatkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Rasa pahit inilah yang membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya secara tradisional. Dalam fitofarmaka, sambiloto diolah sehingga lebih mudah diminum dan tidak perlu dirasakan pahitnya secara langsung. Selain itu, dosisnya juga sudah ditentukan, sehingga penggunaannya lebih aman dan nyaman.

f. Fitofarmaka dari Daun Katuk

Daun katuk dikenal luas sebagai tanaman yang membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Biasanya, daun katuk diolah menjadi sayur atau ramuan tertentu. Melalui fitofarmaka, daun katuk dikemas dalam bentuk yang lebih praktis. Ibu menyusui bisa mengonsumsinya dengan lebih mudah tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu, dengan dosis yang sudah disesuaikan.

Beberapa contoh tersebut, memperlihatkan bahwa fitofarmaka sebenarnya dekat dengan kehidupan masyarakat. Bahan dasarnya berasal dari tanaman yang sudah lama dikenal, hanya saja pengolahannya dibuat lebih modern. Dengan bentuk yang praktis dan dosis yang jelas, fitofarmaka menjadi pilihan bagi orang yang ingin memanfaatkan khasiat herbal tanpa cara yang rumit.

Setelah mengetahui beberapa contoh fitofarmaka, langkah selanjutnya adalah memahami cara mengenali obat tersebut saat membelinya.

Salah satu cara paling gampang untuk mengetahui apakah suatu obat termasuk fitofarmaka atau bukan adalah dengan melihat kemasannya. Di Indonesia, obat herbal yang beredar secara resmi, termasuk fitofarmaka, harus berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Obat yang termasuk fitofarmaka memiliki logo khusus dari BPOM yang berbeda dengan logo jamu atau obat herbal terstandar (OBT). Logo ini biasanya dicantumkan pada bagian depan atau belakang kemasan. Adanya logo tersebut menandakan bahwa produk telah melalui proses penilaian, baik dari sisi keamanan maupun manfaatnya.

Secara umum, logo fitofarmaka berbentuk lingkaran dengan simbol daun di dalamnya. Logo ini menjadi penanda bahwa obat herbal tersebut tidak hanya dibuat berdasarkan kebiasaan atau pengalaman turun-temurun, tetapi juga sudah melalui pengujian secara ilmiah. Selain logo, kemasan fitofarmaka juga dilengkapi dengan nomor izin edar BPOM. Nomor ini menunjukkan bahwa produk tersebut telah terdaftar secara resmi dan boleh dipasarkan di Indonesia. Jika ingin lebih yakin, konsumen bisa mengecek nomor izin edar tersebut melalui situs resmi BPOM.

IMG 5006Gambar 1. Logo Fitofarmaka

Sumber: Trisula.ID

Dengan memperhatikan logo dan nomor izin edar, masyarakat bisa lebih mudah membedakan mana obat fitofarmaka, mana jamu, dan mana obat herbal terstandar. Cara ini memang sederhana, tetapi cukup penting agar tidak salah memilih produk herbal yang akan dikonsumsi.

Selain melihat logo pada kemasan, cara lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah suatu obat termasuk fitofarmaka adalah dengan memperhatikan kandungan yang tercantum pada label obat. Informasi ini biasanya dapat ditemukan pada bagian belakang atau samping kemasan.

Pada obat fitofarmaka, keterangan kandungan ditulis dengan cukup jelas. Umumnya, tertera namatanaman yang digunakan, dan sering kali disertai dengan nama ilmiahnya. Sebagai contoh, temulawak biasanya ditulis sebagai Curcuma xanthorrhiza.Penulisan nama ilmiah ini membantu memastikan bahwa tanaman yang digunakan benar dan sesuai. Selain itu, kemasan fitofarmaka juga mencantumkan kadar atau jumlah ekstrak dalam setiap kapsul, tablet, atau takaran minum. Dengan adanya informasi ini, konsumen dapat mengetahui perkiraan jumlah zat aktif yang dikonsumsi. Hal ini menjadi pembeda dengan jamu tradisional yang umumnya tidak mencantumkan takaran secara rinci. Pada beberapa produk fitofarmaka, juga dijelaskan zat aktif utama yang berperan dalam memberikan efek. Misalnya, pada fitofarmaka berbahan temulawak, sering disebutkan kandungan kurkumin. Informasi seperti ini membantu pembaca memahami fungsi obat secara sederhana tanpa harus memahami istilah yang terlalu teknis.

Sebagai tambahan, masyarakat perlu berhati-hati terhadap produk herbal yang menjanjikan hasil instan.Karena berasal dari bahan alami, fitofarmaka umumnya bekerja secara bertahap dan membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasilnya. Oleh karena itu, klaim manfaat yang terlalu cepat sebaiknya diwaspadai.

Dengan memperhatikan kandungan yang tertulis pada kemasan, konsumen dapat lebih yakin bahwa obat yang dipilih termasuk fitofarmaka dan digunakan dengan cara yang tepat. Cara ini dapat melengkapi pengecekan logo BPOM, sehingga pemilihan obat herbal menjadi lebih aman.

Meskipun sama-sama berasal dari bahan alami, obat fitofarmaka, jamu, dan obat herbal terstandar (OBT) memiliki perbedaan yang cukup jelas. Perbedaan ini terutama terlihat dari proses pengujian, dasar penggunaannya, serta tingkat pembuktian manfaatnya.

Sebelum sampai ke tahap uji klinis, fitofarmaka juga melewati uji pra klinik. Pada tahap ini, penelitian dilakukan di laboratorium dan biasanya melibatkan pengujian pada hewan. Tujuannya adalah untuk melihat keamanan awal, potensi khasiat, serta mengetahui dosis yang aman sebelum digunakan oleh manusia. Uji pra klinik ini penting untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi saat obat dikonsumsi. Dengan adanya tahap ini, pengembangan fitofarmaka menjadi lebih terarah dan aman. Pada jamu tradisional, uji pra klinik umumnya tidak dilakukan secara formal. OBT sudah melalui uji pra klinik tertentu, tetapi standar dan kedalaman pengujiannya masih berbeda-beda, tergantung pada produsennya.

Perbedaan yang paling jelas antara fitofarmaka, jamu, dan OBT bisa dilihat dari uji klinisnya. Fitofarmaka sudah melalui uji klinis pada manusia untuk membuktikan khasiat dan keamanannya. Artinya, obat ini tidak hanya dipercaya karena pengalaman, tetapi juga karena sudah diteliti secara langsung pada manusia dengan metode yang terkontrol. Uji klinis dilakukan untuk melihat seberapa efektif obat bekerja, dosis yang paling tepat, serta kemungkinan efek samping yang bisa muncul. Karena sudah melewati tahap ini, fitofarmaka memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dan manfaatnya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Sementara itu, jamu umumnya tidak melalui uji klinis formal. Khasiatnya lebih banyak didasarkan pada pengalaman penggunaan dari waktu ke waktu. OBT sudah memiliki dasar penelitian tertentu, tetapi belum sampai pada uji klinis lengkap seperti fitofarmaka. Sebelum ada penelitian modern, masyarakat sudah mengenal jamu sebagai pengobatan alami yang diwariskan dari generasi ke generasi. Setiap keluarga punya resep sendiri, dan takaran atau cara pakainya bisa berbeda-beda. Fitofarmaka memanfaatkan pengetahuan tradisional ini, tetapi dengan pendekatan ilmiah. Tanaman yang sudah lama dipercaya khasiatnya diteliti lebih dalam, dosis ditentukan dengan tepat, dan keamanannya diuji.Dengan begitu, hasilnya lebih konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. OBT berada di tengah-tengah. Bahan yang digunakan tetap berasal dari tanaman yang dikenal secara turun-temurun, namun proses pembuatannya sudah lebih terstandar. Meski demikian, bukti ilmiahnya belum sekuat fitofarmaka.

Memilih antara fitofarmaka, jamu, atau OBT sebenarnya tergantung pada kebutuhan dan tujuan masing-masing. Setiap jenis obat herbal punya kelebihan sendiri, dan perbedaannya bisa dilihat dari beberapa sisi.

Berdasarkan bukti ilmiah, fitofarmaka biasanya lebih diunggulkan. Obat ini telah melewati uji pra-klinik dan uji klinis pada manusia, sehingga manfaatnya bisa dibuktikan secara jelas dan aman. OBT juga memiliki dasar penelitian, tapi uji klinisnya tidak sekomprehensif fitofarmaka. Jamu, di sisi lain, lebih mengandalkan pengalaman turun-temurun. Khasiatnya dipercaya berdasarkan penggunaan yang konsisten oleh masyarakat, tetapi hasilnya bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain.

Keamanan dan standarisasi menjadi salah satu keunggulan fitofarmaka. Dosis dan kandungan zat aktifnya sudah terukur, sehingga lebih aman diminum. Obat ini dikemas dalam bentuk kapsul, tablet, atau sirup yang memudahkan penggunaan dan kontrol dosis. OBT juga aman, tapi standar pengolahan dan kandungannya bisa berbeda tergantung produsennya. Sedangkan jamu tradisional, karena dibuat secara manual dan takarannya bisa bervariasi, kadang hasilnya tidak konsisten dan berisiko jika dikonsumsi berlebihan.

Setiap jenis obat herbal cocok untuk tujuan berbeda. Jamu cocok bagi mereka yang menyukai caratradisional dan ingin merasakan pengalaman alami yang diwariskan nenek moyang. Fitofarmaka cocok untuk orang yang ingin mendapatkan khasiat herbal tapi tetap praktis dan modern. Sementara OBT bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin obat herbal dengan standar tertentu, tapi tidak seformal fitofarmaka.

Soal harga dan ketersediaan, jamu biasanya paling hemat dan mudah dibuat di rumah. Fitofarmaka cenderung lebih mahal karena sudah diproses secara modern dan melalui penelitian, sementara OBT berada di antara keduanya, baik dari segi harga maupun kemudahan mendapatkannya.

Fitofarmaka hadir sebagai jawaban modern dari obat herbal tradisional. Dengan menggabungkan pengalaman turun-temurun dan penelitian ilmiah, obat ini menawarkan khasiat yang jelas, dosis yang konsisten, dan penggunaan yang praktis.

Memilih obat herbal sekarang jadi lebih mudah. Cukup perhatikan logo BPOM, nomor registrasi, dan kandungan yang tercantum di kemasan. Jamu tetap menjadi pilihan bagi yang menyukai cara tradisional, sementara OBT memberi alternatif lebih terstandar namun tetap berbahan alami.

Tidak ada satu obat herbal yang paling cocok untuk semua orang.Pilihan terbaik tergantung kebutuhan dan gaya hidup masing-masing. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa menjaga kesehatan secara aman, praktis, dan tetap memanfaatkan khasiat alam praktis dan tetap efektif.

Oleh: Diva Berliana Salsabila, Fradika Yuza Syahbana, Grace Allesya Sagugurat, Refki Setia Putra, Teguh Setioso.


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: farmasifarmasi herbalFitofarmaka
Share352Tweet220Share62Pin79SendShare
Previous Post

Reforma Agraria Lahirkan Regenerasi dan Kreativitas Petani Muda di Desa Soso

Next Post

Pagi yang Tenang Lahirkan “Mengerti Jua 2”: Ining Ahmad Tuangkan Kelelahan Cinta Jadi Lagu Sekuel Mendalam

Diva Berliana Salsabila

Diva Berliana Salsabila

Related Posts

Screenshot 2026 03 27 003630

Penerapan Akuntansi dalam Warung Madura sebagai Cerminan Nilai Kewarganegaraan

28 March 2026
download 3

Dari Hiburan ke Edukasi Transformasi Tiktok dalam Literasi Digital

28 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 28 at 11.10.28

Pentingnya Literasi Digital di Era Sekarang

28 March 2026
8FBC45DB 6485 4BA3 AC83 2753D5AD767B

Menjadi Warga Digital Cerdas dengan Literasi Digital

28 March 2026
Next Post
20251203 135502

Pagi yang Tenang Lahirkan "Mengerti Jua 2": Ining Ahmad Tuangkan Kelelahan Cinta Jadi Lagu Sekuel Mendalam

BSI

Kantor Pertanahan Kota Lhokseumawe Sambut Kunjungan Hangat Bank Syariah Indonesia Cabang Lhokseumawe

IMG 20251221 WA0020

Reforma Agraria Bangkitkan Petani Muda untuk Berkreatifitas di Desa Soso Blitar

1000062828

Penerapan Media Pembelajaran Interaktif dalam Proses Belajar SD

Kanwill

Perkuat Sinergi Pascabencana, Kepala Kanwil BPN Aceh Hadiri Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur

Please login to join discussion
Square Media Wanita
Satu Rumah Half Page 002

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Baca di Google News

google news siaranberita.com

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Satu Rumah Rectangle

Pintasan

  • Cara Kirim Press Release
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

KONTRIBUSI ANDA

Siaran-Berita.com membutuhkan kontribusi Anda agar tetap tayang dan terus menyiarkan berita dan tulisan Anda, berapapun kontribusi Anda akan sangat berarti, kirim kontribusi Anda melalui QRIS ini :

  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita