Tolitoli – Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Tolitoli kembali melaksanakan kegiatan sosial keagamaan melalui program Ramadan Journey dengan agenda bertajuk Salumpaga Trip. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, dengan melibatkan sejumlah komunitas, yakni Nostalgia Peduli, Komunitas Ngaji Bareng, serta Majelis Al-Murtadho.
Ketua Forum Genre Kabupaten Tolitoli, Syaharayanti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program yang menggabungkan nilai-nilai sosial dan pendidikan keislaman. Selama bulan Ramadhan, Forum Genre secara rutin menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga memberikan edukasi dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui konsep perjalanan edukatif, peserta diajak mengunjungi desa yang memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Tolitoli. Selain mengenalkan sejarah lokal, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan warga melalui kegiatan buka puasa bersama.
Desa Salumpaga dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki keterkaitan dengan sejarah perkembangan Islam di wilayah Tolitoli. Di desa tersebut terdapat Tugu Perjuangan Rakyat Salumpaga yang menjadi penanda peristiwa sejarah terkait perjuangan tokoh Islam, Hi. Hayyun.
Peristiwa yang terjadi pada tanggal 5 Juni 1919 tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah daerah, ketika Hi. Hayyun menyampaikan sikapnya kepada pemerintah kolonial Belanda yang saat itu dipimpin oleh Controleur JP de Kat Angelino. Hingga kini, peristiwa tersebut masih dikenang dan diperingati setiap tahun oleh masyarakat Salumpaga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dalam mempertahankan nilai-nilai keagamaan dan keadilan.
Dalam kegiatan Salumpaga Trip, para peserta tidak hanya diajak mengenang peristiwa bersejarah tersebut, namun juga diajak memahami nilai-nilai perjuangan yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan kajian keislaman yang menyasar kalangan milenial dan generasi muda. Kajian menghadirkan ustaz dari Komunitas Ngaji Bareng yang membahas berbagai aktivitas positif yang dapat dilakukan generasi Z dan Alpha, khususnya dalam memanfaatkan bulan Ramadhan untuk kegiatan yang bermanfaat.
Selain itu, para peserta juga terlibat dalam kegiatan berbagi ilmu serta berinteraksi dengan anak-anak di Desa Salumpaga sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat peran generasi muda di tengah masyarakat.
Syaharayanti menilai bahwa kisah perjuangan Hi. Hayyun memberikan pelajaran penting bagi generasi muda untuk tetap memiliki semangat dalam menjalani berbagai aktivitas, termasuk saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Salumpaga. Warga sekitar tampak antusias menyambut kedatangan rombongan dan turut bergotong royong menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa bersama.
Melalui kegiatan ini, Forum Genre Tolitoli berharap program yang memadukan nilai sejarah, keagamaan, dan kepedulian sosial dapat terus berlanjut di masa mendatang serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.**byd**
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































